Tes CPNS Digelar di Kota Serang

Diterbitkan  Rabu, 26 / 09 / 2018 22:38 - Berita Ini Sudah :  283 Dilihat

CIPUTAT-Kemarin, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Tangsel mulai dibuka secara online. Nantinya para peserta akan mengikuti tes bersama peserta dari kota dan kabupaten lainnya yang digelar di Kota Serang.

“Untuk lokasi tes, kami masih berkomunikasi dengan Pemprov Banten, rencananya memang bakal disatukan di Kota Serang untuk seluruh kabupaten kota. Memang daerah lain melaksanakannya di beberapa tempat dalam satu wilayah, namun kami rencana disatukan saja,” ungkap Apendi, kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel.

Pendaftaran dibuka hingga 13 Oktober mendatang. Maka diimbau bagi pelamar untuk segera melakukan pendaftaran online secepatnya. “Pelamar harus menyertakan persyaratan lamaran serta kelengkapan ijazah, transkrip nilai, pas photo dan surat lainnya,” terang mantan camat Pondok Aren ini.

Di Kota Tangsel, katagori dua (K2) bidang kesehatan dengan persyaratan diploma tiga, membutuhkan satu orang, sedangkan untuk pendidikan dibuka hanya 2 orang dengan persyaratan strata satu. Untuk umum harus sarjana dengan formasi sebagaiaman berikut yakni total keseluruhan pendidikan dibuka untuk 31 orang, teknis 49 orang kesehatan 35 orang, maka dengan semuanya ada 118 orang.

Soal status K2 yang terbilang sudah cukup lama mengabdikan diri kepada pemerintah rata-rata usianya lebih dari 35 tahun, sementara persyaratan CPNS maksimal 35 masih dikomunikasikan kepada pemerintah pusat. Pemerintah pusat saat ini tengah membahas Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Di Tangsel K2 sebanyak sepuluh ribu sebelas pegawai. K2 bagi yang memenuhi persyaratan bisa mengikuti tes CPNS. Bagi yang usianya sudah lewat kita masih menunggu aturan PPPK itu seperti apa,” tuturnya.

Guna mengantisipasi lonjakan K2 yang berpotensi ada tambahan setiap tahun, BKPP kembali mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya tidak menerima pegawai honorer.

“Dinas-dinas dilarang menerima pegawai honorer, kan memang sudah diberikan surat edaran kepada mereka. Maka jangan sampai ada penambahan honorer atau TKS,” tutur Apendi.

Sekretaris BKPP Kota Tangsel, Sri Juli Rahayu berpesan agar pelamar lebih cermat saat mengikuti petunjuk yang telah tertera. Hal ini untuk mengantisipasi kesalahan. (din)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!