Mahasiswa Ingatkan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Diterbitkan  Kamis, 27 / 09 / 2018 23:17 - Berita Ini Sudah :  309 Dilihat

SERPONG-Belasan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Pamulang (Unpam) mendatangi Gedung DPRD Kota Tangsel di Gedung Ifa, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, kemarin. Mereka menyoroti melemahnya nilai tukar rupiah dan lambannya pembangunan gedung wakil rakyat di Kecamatan Setu.

Aksi berlangsung kondusif, meski lalu lintas di depan Gedung Ifa sempat macet. Aspirasi terkait melemahnya ekonomi itu disampaikan kepada DPRD Kota Tangsel, agar para wakil rakyat itu turut mewaspadai imbas lemahnya rupiah yang berdampak di Kota Tangsel.

Satu per satu pun mahasiswa bergantian menyampaikan orasinya, dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Ekonomi Lemah, Rakyat Tidak Lagi Sejahtera’.

Mahasiswa juga menyinggung soal lambannya proses pembangunan Gedung DPRD di Kecamatan Setu. “Harusnya kita berdemo di Gedung DPRD, bukan di Gedung Ifa, ini bukti bahwa pemerintah kita pun lambat dan bermasalah dalam menjalankan proses pembangunan di daerahnya sendiri. Buktinya gedung untuk wakil rakyat saja harus mangkrak leih dari tiga tahun,” ujar salah satu peserta aksi.

Wahyudin, salah satu perwakilan mahasiswa mengatakan, aksi damai tersebut hanya aksi simpatik terhadap kondisi oknomi negara saat ini. “Kami hanya ingin mengingatkan kembali kepada DPRD, agar jangan sampai lalai dalam menjalankan fungsi pengawasannya di tengah kondisi eknomi negara seperti ini,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Taufik MA, dan juga Anggota DPRD Kota Tangsel M Azis mendatangi kerumuman aksi. Taufik yang diberikan kesempatan berbicara mengatakan, bahwa saat ini juga DPRD Kota Tangsel tetap konsisten menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat.

Dia menerangkan, terkait imbas dari melemahnya rupiah dari Dolar Amerika hingga Rp 14 ribu saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel juga memiliki ragam program ekonomi kerakyatan dan juga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Tinggal bagaimana kami awasi program kesejahteraan rakyat yang tengah dijalankan oleh Pemkot Tangsel, agar rakyat Tangsel tetap sejahtera,” pungkasnya.

Setelah mendengarkan pandangan dari para wakil rakyat tersebut, belasan mahasiswa itu pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib.(dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!