Salurkan Bakat Digital di Techpolitan

Diterbitkan  Minggu, 07 / 10 / 2018 23:22 - Berita Ini Sudah :  1546 Dilihat

SARANA ANAK MUDA DI BIDANG TECNOLOGI: Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe didampingi Ikin Wirawan Co-founder Techpolitan dan Rhesa Surya Atmadja Co-Founder Techpolitan melihat kegiatan Techpolitan di The Breeze, BSD, Kemarin. Techpolitan merupakan ruang berkreasi bagi anak muda dalam industri teknologi digital seperti desain animasi, koding, pengembangan games dan 3D Printing. Kelas yang dihadirkan Techpolitan melibatkan kolaborasi dengan pihak-pihak yang berpengalaman di bidang teknologi digital.

BSD-Anda tertarik dengan bidang digital? Tak salah jika Anda bergabung di Techpolitan BSD City. Tempat ini menjadi sarana pemuda berkreativitas.

Techpolitan merupakan ruang berkreasi bagi pemuda Indonesia dalam industri teknologi digital seperti desain animasi, coding, pengembangan games dan 3D Printing. Kehadirannya untuk mewujudkan hasil desain karya anak muda dalam bentuk nyata.

Techpolitan dibangun sebagai sebuah ruang edukasi dan entertainment yang diperuntukkan bagi pemuda untuk menuangkan minat dan semangat berkreasi dalam industri teknologi digital. Misi yang dituju Techpolitan adalah untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan industri digital dengan keterampilan pemuda Indonesia.

Techpolitan secara aktif mewadahi semangat, minat, dan bakat pemuda Indonesia melalui 4 pilar kegiatan yaitu Entertainment, Education, Employment, dan Empowerment. Empat pilar kegiatan ini disediakan oleh Techpolitan dengan visi menyalurkan potensi pemuda Indonesia yang ingin terlibat aktif dalam industri digital.

CEO Technology Business Sinar Mas Land, Irvan Yasni mengatakan, dibangunnya  Techpolitan sebagai wujud komitmen perusahaan untuk mempersiapkan pemuda Indonesia memasuki era revolusi industri 4.0 yang menitikberatkan pada pergeseran dunia ke arah digital.

“Techpolitan merupakan sarana yang mendukung program pengembangan ekosistem digital di BSD City. Saat ini Sinar Mas Land yang tengah menggarap proyek Digital Hub di BSD City, sebagai wadah berkumpulnya komunitas digital dan teknologi,”ujarnya.

Lebih lanjut Irvan mengatakan, Techpolitan akan menyediakan kelas-kelas yang berfokus untuk menumbuhkan bakat pemuda dalam bidang teknologi digital.

Kelas yang dihadirkan melibatkan kolaborasi dengan pihak-pihak yang berpengalaman di bidang teknologi digital seperti Geeks Farm, dan Sangnila Arts Academy. Beberapa kelas tersebut antara lain kelas Design 3D & Animation, kelas Game & Design Making, dan kelas Coding.

“Tak hanya berfokus pada teori, Techpolitan juga akan mewujudkan hasil kreasi yang dihasilkan dari kelas-kelas yang disediakan. Salah satunya adalah dengan mewujudkan hasil kreasi animasi kelas Design 3D & Animation dalam bentuk nyata. Hasil kreasi animasi ini akan diwujudkan dalam bentuk tiga dimensi (3D) melalui teknologi 3D printer. 3D printer atau printing adalah proses pembuatan benda padat tiga dimensi dari suatu desain digital,” ungkapnya.

Salah satu keunggulan paling menonjol yang melekat pada 3D printing adalah kemampuannya untuk memproduksi desain secara custom. Hal ini akan sangat berguna jika diperlukan untuk mengganti salah satu bagian yang mengalami kerusakan pada produk yang telah ada.

“Techpolitan berperan sebagai wadah yang berfokus mempersiapkan pemuda sebagai cikal bakal kemajuan Indonesia di masa depan. Dengan adanya kolaborasi yang sinergis dengan para pelaku industri digital yang terlibat dalam kelas-kelas Techpolitan, hasil yang kami harapkan adalah munculnya inovator-inovator muda di bidang teknologi digital yang berkontribusi bagi kemajuan iptek dan ekonomi digital Indonesia,” pungkasnya. (dra)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!