Bawaslu Panggil PSI Soal Pemasangan APK

Diterbitkan  Selasa, 09 / 10 / 2018 22:13 - Berita Ini Sudah :  1491 Dilihat

CIPUTAT- Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan melakukan penertiban terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan, salah satunya, adanya Calon Legislatif (Caleg) yang memasang APK perseorangan hingga desainnya berbeda dengan yang telah disepakati partai politik dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dalam upaya menertibkan APK tersebut, Bawaslu memanggil pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangsel lantaran sebelumnya sudah diberikan peringatan untuk menurunkan APK diduga milik Caleg PSI. Peringatan itu disebutkan Bawaslu tidak diindahkan, sehingga pihaknya melakukan pemanggilan.

“Sebelumnya sudah kami ingatkan untuk diturunkan, tapi Karena masih terpasang, maka kami lakukan pemanggilan,” ujar Anggota Bawaslu Kota Tangsel, Ahmad Jazuli, usai memeriksa Sekretaris DPD PSI Kota Tangsel selama dua jam, di kantor Bawaslu Tangsel, Serua, Ciputat.

Jajuli mengatakan, pemanggilan tersebut, hanya untuk melakukan klarifikasi saja lantaran dalam Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018, bahwa untuk APK itu dicetak oleh KPU, dan adapun APK tambahan yang dicetak oleh partai dan Caleg itu untuk desainnya harus dilaporkan oleh KPU dan Bawaslu.

“Dan setelah kita klarifikasi tadi ternyata memang kuat dugaan  melanggar, dan kita minta untuk diturunkan dan agar memasang APK yang sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Kota Tangsel, Ferdyansyah, mengaku memang APK milik Caleg PSI itu melanggar aturan yang ada. Dan dia mengatakan akan segera melakukan komunikasi kembali kepada seluruh Caleg PSI di seluruh tingkatan.

“Tadi kami telah memberikan klarifikasi, dan kami tidak membantah terkait dugaan pelanggaran tersebut. Dan hal ini juga menjadi renungan bagi kami, sebagai partai baru kami akan lebih taat lagi dengan aturan yang ada,” ujarnya.

Ferdy juga mengatakan, bahwa pihaknya kerap memberikan informasi bahwa ada aturan mengenai pemasangan APK. Tapi kali ini juga peringatan untuk kami agar terus membangun komunikasi agar taat dengan aturan.

“Ini juga tentunya menjadi bahan evaluasi bagi kami ke depannya, agar komunikasi di seluruh tingkatan terbangun lebih baik lagi. Agar tidak ada lagi pelanggaran seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep mengatakan, bahwa akan ada juga pemanggilan terhadap Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). “Selanjutnya kita akan melakukan pemanggilan terhadap PDI Perjuangan dan PKS, dugaan pelanggaran ya sama, yaitu soal pemasangan APK,” pungkasnya. (dra)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!