DWP Tangsel Ajak Wanita Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara

Diterbitkan  Kamis, 11 / 10 / 2018 21:38 - Berita Ini Sudah :  232 Dilihat


CIPUTAT-Kanker Payudara dan Kanker Serviks memang penyakit yang harus dideteksi sejak dini, agar pengobatannya lebih mudah dan lebih murah lagi. Terlebih lagi penyakit tersebut masuk katagori penyakit yang berbahaya.
Melihat hal itu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangsel, menggelar Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara Melalui Pemeriksaan Iva Test dan Sadari.
Sosialisasi tersebut diberikan kepada para anggota DWP se Tangsel di Aula Kantor Kacamatan Ciputat, kemarin.
Ketua DWP Tangsel Endah Muhamad mengatakan bahwa selama ini Kanker Serviks dan Kanker Payudara telah menjadi penyakit yang banyak menyebabkan kematian pada kaum wanita Indonesia.
“Meski jumlah penderitanya meningkat setiap tahunnya, namun kesadaran deteksi dini untuk mencegah penyakit tersebut masih sangat rendah,” ujarnya.
Menurutnya, pencegahan dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) test harus terus digencarkan karena lebih murah, cepat dan tingkat akurasi hampir sama dengan tes pap smear yang selama ini digunakan. Sayangnya sebagian besar masyarakat saat ini masih takut.
“Oleh karenanya, menjadi harapan kita semua kaum perempuan di kota Tangsel untuk tergerak secara mandiri dan sukarela melakukan deteksi dini tapi juga menjadikan hal tersebut sebagai kebutuhan. Selain dengan pemeriksaan IVA test, dapat juga dilakukan oleh kita sendiri dengan teknik Sadari,” ujarnya.
Dia juga berharap, dengan gerakan atau sosialisasi tersebut, mampu meningkatkan peran partisipatif masyarakat untuk memberikan pesan kepada perempuan-perempuan di lingkungannya.
Tidak hanya mensosialisasikan, tetapi juga usaha untuk memberikan kekuatan, tenaga, kemampuan, dan cara untuk mengatasi masalah kesehatan dalam kehidupan masyarakat.
“Marilah kita meningkatkan kesadaran kita dalam menjaga kesehatan untuk mencegah penyakit Kanker Serviks dan Kanker Payudara dengan melakukan deteksi dini, baik melalui IVA test atau Sadari,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!