Warga Antusias Datangi Samsat Keliling

Diterbitkan  Kamis, 11 / 10 / 2018 21:44 - Berita Ini Sudah :  296 Dilihat

PAMULANG- Keberadaan mobil Samsat Keliling disambut antusias masyarakat. Sedikitnya 20 wajib pajak langsung mengantre urus pajak di Mobil Samsat Keliling yang didatangkan Samsat Ciputat di area Pamulang Square, Kecamatan Pamulang, kemarin.

Hadirnya mobil Samsat Keliling tersebut dalam rangka pembukaan gelaran Hari Koperasi Daerah (Harkopda) ke-71 yang berlangsung di ex-Tomang Tol.

Satu persatu warga sekitar atau pun warga luar Pamulang yang memang mengetahui ada layanan Samsat Keliling di area tersebut, berdatangan untuk memanfaatkan layanan samsat keliling.

Aiptu Kadina selaku Petugas Pengabsahan Identitas Samsat Keliling Ciputat, mengatakan, program tersebut akan lebih memudahkan lagi para wajib pajak yang ingin membayar. “Ini seiring dengan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) oleh Pemprov Banten, yang diterapkan pada semua Kantor Samsat yang ada di Provinsi Banten hingga (31/10/2018),” ujarnya.

Jika jadwal biasanya, berkeliling di Ciputat pada minggu pertama. Pondok Aren pada minggu kedua, Pamulang di minggu ketiga dan Ciputat Timur pada minggu keempat. Kini, Samsat Keliling hadir sampai Minggu (14/10).

Menurut Kadina, samsat keliling ini hanya melayani pembayaran pajak sesuai dengan keabsahan. Artinya harus sesuai dengan identitas wajib pajak dan harus menyertakan identitas asli KTP dan fotocopy, BPKB asli dan fotocopy, serta STNK dan fotocopynya. Kemudian wajib pajak baru membayar pajak tanpa membayar denda.

“Meskipun pun sudah bertahun-tahun. Misalnya dendanya sampai lima tahun, ya enggak usah bayar. Yang bayar hanya pajaknya saja, sedangkan untuk balik nama, mutasi, ubah alamat hingga ganti kaleng mesti ke induk atau ke Samsat Ciputat,” jelasnya.

Ditanyakan, berapa nominal pajak yang sudah terbayarkan pada hari pertama tersebut? Kadina mengaku belum bisa memberitahukannya. “Ini masih hari pertama, nanti saja kalau sudah sampai akhir kita akan publis kembali berapa pajak yang didapatkan dari hasil Mobil Samsat Keliling ini,” paparnya.

Selain penghapusan denda, Pemprov Banten juga membebaskan biaya pembayaran Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKP) dengan tujuan, meringankan beban masyarakat Banten dan juga meningkatkan pendapatan anggaran daerah.(dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!