Pemkot Anggarkan Rp 15 Miliar Untuk Pembebasan Lahan


2019 Pemkot Tangsel Akan Bangun RSU

Diterbitkan  Senin, 22 / 10 / 2018 21:03 - Berita Ini Sudah :  248 Dilihat

SERPONG UTARA-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan membangun Rumah Sakit Umum (RSU) di Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara. Hal tersebut diungkapkan Rizqiah Kepala Bidang pengadaan Tanah pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta).

Pembangunan RSU tersebut akan dibangun dilahan asset milik Pemerintah Kota Tangsel. “Aset ini sekarang berdiri bekas SMP PGRI dan SDN Pakulonan 02 yang saat ini masih aktif,” ujarnya seusai sosialisasi rencana pengadaan tanah untuk pembangunan RSU di Kelurahaan Pakulonan,” ungkapnya.

Rizqiah menambahkan, total luas aset yang dipakai kantor kelurahan, bekas SMP PGRI dan SDN Pakulonan 02 sekitar 5.300 meter persegi. Untuk bisa membangun RSU, pemkot akan melakukan pembebasan lahan atau bangunan yang ada disisi barat bekas SMP PGRI.

“Untuk mewujudkan pembangunan RSU kita akan membebaskan tanah seluas 2.100 meter persegi milik warga,” tambahnya.

Ada 13 pemilik tanah yang akan kena gusur di RT 4/1 Kelurahan Pakulonan. Setelah pembebasan selesai, nantinya total tanah menjadi sekitar 7.000 meter persegi. Sesuai perencanaan nantinya RSU dibangun di atas bekas SDN Pakulonan 02.

“Sedangkan SDN Pakulonan 02 akan dibangun di atas lahan 2.100 meter persegi yang akan dibebaskan. Lahan bntuk bekas SMP PGRI akan digunakan untuk parkir bersama,” jelasnya.

Pembebasan lahan akan dimulai tahun ini dan disiapkan anggaran sebesar Rp 15 Miliar. Uang yang disiapkan tahun ini Rp 15 Miliar tapi, berapa jumlah pasti yang diperlukan masih menunggu hasil dari tim appraisal.”Kalau tidak cukup maka akan dilanjutkan di 2019,” ungkapnya.

Rizqiah menuturkan, 2018 diharap selesai dan 2019 dilanjutkan namun, tidak banyak, serta ditarget 2019 pembangunan RSU sudah selesai. Jika masyarakat setuju maka prosesnya tidak akan lama. Setelah ini proses selanjutnya adalah pemberian tanda batas dan pengukuran.

“Dua minggu lagi sudah mulai pengukuran dan pembayaran diharap awal Desember sudah bisa dilakukan,” tuturnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum pada Kejarai Tangsel Bonar DY mengatakan,  sebagai jaksa pengacara negara pihaknya siap mengawal proses pembebasan lahan tersebut. “Kita mendampingin Perkimta dalam pengadakan tanah untuk RSU, warga saya harap dapat dudung maksimal,” ujarnya.

Bonar menambahkan, banyak yang harus dilalui dalam pengadaan tanah dari segi hukum. Dalam penilaian ada timappraisal tersendiri dan resmi dan independen, serta tentunya tidak merugikan warga. “Saya mewanti-wanti dalam pembebasan tanah supaya tidak merugikan warga,” tambahnya.

Rencana pembebasan lahan untuk dijadikan RSU tersebut disambut baik oleh warga RT 4/1, Umamah (52). Menurutnya, pembebasan yang akan dilakukan tentunya memiliki tujuan yang baik untuk kepentingan masyarakat.

“Tanah saya 112 meter kena gusur semua, demi kebaikan bersama, saya mendukung, apalagi akan dijadikan RSU dan SDN,” singkatnya.(irm

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!