Lindungi Hak Pilih, PDI P Lakukan Pengecekan di Kelurahan

Diterbitkan  Senin, 22 / 10 / 2018 21:03 - Berita Ini Sudah :  245 Dilihat

SERPONG UTARA-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ikut serta dalam melindungi hak pilih, agar warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019.

Seperti yang dilakukan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Heri Gagarin, di kantor Kelurahan Jurangmangu Timur, Kecamatan Serpong Utara. untuk melakukan pengecekan apakah keluarganya terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019.

Dalam tinjauannya itu, Heri Gagarin juga ditemani Sekretaris DPC PDI Perjuangan Iwan Rahayu, serta hadir pula Anggota KPU Kota Tangsel Ade Wahyu Hidayat.

Dalam tinjauannya, Gagarin ingin melihat apakah sudah sejauh mana antusias masyarakat di sekitar untuk mengecek data pribadinya, di DPT yang ada saat ini.

Terlebih lagi menurutnya, untuk wilayah Serpong Utara, sebagian adalah wilayah perumahan elit. Sehingga sedikit pula kesadaran masyaraka tuntuk mengecek langsung ke kelurahan apakah dirinya sudah terdaftar atau belum.

“Beruntungnya saat ini KPU memiliki aplikasi khusus untuk mengecek apakah kita sudah terdata atau belum, sehingga warga di perumahan elit pun btidak perlu datang ke kantor kelurahan untuk mengecek data dirinya. Dan kami sangat mengapresiasi kinerja KPU untuk menyelematkan hak pilih seluruh warga, khsuusnya untuk di Kota Tangsel,” ungkapnya.

Bahwa PDI Perjuangan terus melakukan gerakan yang sama, dengan mendata seluruh keluarga para kader serta simpatisan, serta lingkungannya apakah sudah terdaftar sebagai pemilih.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh para kader, simpatisan untuk memastikan apakah keluarga dan lingkungan mereka itu sudah terdaftar. Dan terus mengajak masyarakat menjadi terdaftar sebagai pemilih adalah sebuah kebutuhan,” ungkapnya.

Anggota KPU Kota Tangsel Ade Wahyu Hidayat, mengatakan, mengatakan dilibatkannya tokoh masyarakat dan stakeholder lainnya, diharapkan dapat menyampaikan kepada warga yang sudah masuk katagori pemilih namun belum terdaftar sebagai pemilih tetap.

“KPU sengaja mengundang tokoh masyarakat, partai dan stakeholder di Tangsel ini, supaya memiliki efek langsung kepada masyarakat. Sehingga masyarakat memiliki kesadaran kemudian mendatangi kantor kelurahan untuk mengecek apakah namanya sudah masuk DPT atau belum,” ujarnya.

Lanjutnya, Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang di resmikan KPU RI pada awal Oktober dan akan berakhir pada 28 Oktober bulan ini, harus benar-benar dimanfaatkan oleh warga untuk mengetahui status dan hak nya jelang Pemilu tahun depan.

“Intinya kita ingin warga melakukan pengecekan ke kantor-kantor kelurahan soal namanya. Apakah sudah ada atau belum. Jika belum, warga bisa menyerahkan KTP elektronik kepada petugas PPS untuk didaftarkan sebagai pemilih,” pungkasnya.(dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!