118 Formasi Diperebutkan 1.746 Peserta


Banyak K2 Terbentur Batas Usia

Diterbitkan  Kamis, 25 / 10 / 2018 23:08 - Berita Ini Sudah :  240 Dilihat

 

CIPUTAT-Dari 2.738 pelamar, 992 orang di antaranya tidak lolos seleksi administrasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Tangsel. Itu artinya, sebanyak 1.746 pelamar bakal memperebutkan 118 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi mengungkapkan, verfikasi berkas CPNS sudah selesai dan itu sudah diketahui peserta. Dari total pendaftar yang masuk cukup banyak yang lolos seleksi berkas, sisanya hanya sedikit yakni, 992 orang.

“Sudah selesai total yang lulus berkas lebih banyak ketimbang yang gagal. Lulus berkas mencapai seribu tujuh ratus empat puluh enam orang,” tambah mantan Camat Pondok Aren.

Penyebab tidak lulus di antaranya salah memasukan berkas pada saat melalui tahap demi tahap, karena sangat dibutuhkan kecermatan. Yang tidak cermat dipastikan tidak lolos pada tahap seleksi berkas. Kedua, banyak yang tidak melengkapi persyaratan seperti ijazah, transkrip nilai, KTP, dan lain-lain.

“Tidak memenuhi syarat sebagaian besar KTP, transkrip nilai, ijazah IPK tidak memenuhi syarat. IPK minimal tiga koma, sementara banyak juga yang di bawah itu melamar,” tukasnya.

Diwajibkan bagi pelamar, dianjurkan mengecek  ke situs sscn.bkn.go.id. jika kedapatan lulus administrasi, maka tahapan selanjutnya mencetak Surta Tanda Peserta sebagai prasyarat mengikuti Seleksi Kemampuan Dasar (SKD).  Sejak beberapa hari lalu pencetakan dapat dilakukan.

“Jadwal seleksi kemampuan dasar antara  27 Oktober hingga 17 November secara nasional. Hanya saja Tangsel belum diketahui pada tanggal berapa pelaksanaannya,” imbuh ia.

Dari data yang ada, formasi 118 orang itu untuk dua guru dan satu kesehatan, katagori dua tidak ada yang melamar. Hal ini berkaitan dengan batas usia. Adapun yang mendominasi mendaftar CPNS pegawai tenaga Kerja Sukarela (TKS) dan umum.

“Formasi katagori dua tidak ada yang melamar karena persyarataanya tidak sesuai. Katagori dua usianya rata-rata lebih dari tiga puluh lima tahun, sementara batas akhir harus tiga puluh lima tahun,” jelasnya.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menyebutkan, para pendaftar yang lolos tahap seleksi administrasi harus mempersiapkan diri untuk membawa beberapa berkas saat mengikuti tes, salah satunya membawa Surat Tanda Peserta SKD.

“Sebagai informasi kepada para pelamar, BKN memerlukan KTP asli dan Surat Tanda Peserta SKD untuk dibawa ketika tes nanti berlangsung,” jelasnya.

Dia melanjutkan, Surat Tanda Peserta SKD itu nantinya hanya bisa diunduh lewat situs sscn.bkn.go.id.  “Surat tanda peserta hanya bisa didapatkan di SSCN,” tambahnya.

Namun begitu, ia menjelaskan, akses menuju portal SSCN saat ini tengah dibatasi guna memberi kesempatan kepada masing-masing instansi untuk lebih leluasa dalam menyelesaikan proses seleksi administrasi CPNS 2018.

“SSCN sekarang hidup, tapi trafik diperkecil untuk memberikan waktu bagi verifikator instansi menyelesaikan tugasnya,” ungkap Ridwan. (din)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!