Kelurahan Bambu Apus Jadi Pilot Project Bank Sampah

Diterbitkan  Jumat, 26 / 10 / 2018 22:20 - Berita Ini Sudah :  224 Dilihat

PAMULANG-Bank sampah Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang menjadi pilot project. Hampir di setiap RW terdapat bank sampah. Tak salah jika kelurahan ini mendapatkan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup.

Kasi Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Ahmad Rivai menyampaikan, Kelurahan Bambu Apus perlu diberikan apresiasi, mengingat dukungan bebas sampah di lingkungan telah membentuk bank sampah. Tentu ini menjadi percontohan bagi kelurahan yang ada di Tangsel.

“Ini menjadi pilot project bagi kelurahan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain. Karena ini kelurahan satu-satunya di Tangsel yang punya bank sampah. Terlebih bank sampah ini digerakan oleh ASN,” jelas Rivai.

Bantuan berupa perlatan bank sampah diberikan DLH ke Kelurahan Bambu Apus, kemarin. Bantuan itu berupa gawang tempat untuk mengantungkan timbangan, beserta timbangan digitalnya, spanduk, buku tabungan untuk mencatat sampah yang terkumpul dari masing-masing warga.

“Sampah yang dikumpulkan kemudian dibawa ke pengepul. Uangnya nanti diserahkan kepada nasabah layaknya bank konvesional pada umumnya. Teknisnya pengurus yang akan mengurus  ini semua,” tambah ia.

Lurah Bambu Apus, Subur mengungkapkan,  pihaknya memanfaatkan konsep bank sampah untuk membangkitkan semangat masyarakat tentang kebersihan. Agar program ini berjalan, pihaknya meminta kepada warganya saat mengurus adminstrasi ke kantor kelurahan harap membawa sampah dari rumah yang sudah dipilah, khusunya anorganik agar dapat didaur ulang

“Botol plastik, kardus, koran, kaleng dan lainnya dibawa, kemudian ditimbang dan dihitung berapa beratnya. Lalu, dicatatkan ke buku tabungan dan nanti bisa dicairkan,” jela Subur.

Bank sampah ini diketuai oleh Wahyu Wibowo. Dia mengungkapkan, bank sampah di kelurahan ini salah satu langkah tepat dalam mengajak masyarakat dalam hidup sehat. “Masyarakat jangan hanya mengandalkan pemerintah saja, tapi berperan aktif mensukseskan program pemerintah. Contohnya biasakan membuang sampah pada tempatnya dan pungutlah sampah yang ada di depan kita,” pintanya.

Tak hanya di Kelurahan Bambu Apus semata, tapi Puskemas Bambu Apus pun menerapkan hal yang sama dngan mendirikan bank sampah. Semangat membebaskan sampah di wilayah begitu besar. “Sampah menjadi barang berharga apabila dikelola dengan baik, bukan dibiarkan tanpa bernilai ekonomis,” tukas Wahyu. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!