Kampanye Ganti Makan Nasi dengan Kutang di Pondok Aren

Diterbitkan  Minggu, 28 / 10 / 2018 22:18 - Berita Ini Sudah :  178 Dilihat

PONDOK AREN-Gerakan percepatan penganeragaman konsumsi pangan terus dilancarkan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tangsel. Caranya mengkampanyekan nasi kutang terbuat dari kulit melinjo dan umbi-umbian.

Fungsional Umum Seksi Konsumsi dan Keanekaragaman Pangan DKPPP Kota Tangsel, Fahmy Rahardian menyampaikan, pemerintah daerah kepanjangan dari pemerintah pusat dalam menerapkan kebijakan program. Termasuk dalam hal ini tentang keaneragaman panagan yang ada untuk bisa di konsumsi selain nasi.

“Mencanangkan percepatan penganeragaman konsumsi pangan. Maksud gerakan tersebut supaya masyarakat mampu mengkonsumsi jenis makanan yang lebih beragam,” katanya di acara Tangsel Culinary Vaganza di Pondok Aren, Sabtu (27/10).

Dalam mensosialisasikan keaneragaman pangan, maka pihaknya mengajak komunitas dan UKM untuk mengkampanyekan makanan apa saja yang aman sebagai pengganti nasi. Pangan lokal dinilai cukup banyak serta menjadi pilihan marayakat di samping enak juga sehat.

“Seperti yang dibuat teman-teman dari para UKM bersama Chef Ranu Visuda dalam rangka membudayakan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) untuk hidup sehat, aktif dan produktif,” tambah ia.

Chef Ranu Visuda menyampaikan, bahnya dirinya bersama dengan komunitas kuliner di Tangsel mengajak hidup sehat dengan mengurangi makan nasi. Banyak bahan pangan selain nasi salah satunya dari umbi-umbian yang dapat ditemukan dengan mudah.

“Mensosialisasikan pangan lokal dengan limbah melalui kulit melinjo yang dikenal nasi kutang. Nasi kutang bukan dari beras, tapi dari singkong dan sukun. Sosialisasi sudah tapi ini lebih mendekatkan lagi kepada UKM. Nasi kutang dari umbi-umbian cocok untuk makan pagi,”¬†jelas ia.(din)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!