Dekopinda Gelar Pendidikan Anggota

Diterbitkan  Senin, 29 / 10 / 2018 22:42 - Berita Ini Sudah :  1630 Dilihat

CIPUTAT TIMUR – Dewan Koperasi Daerah (Dekopinda) Kota Tangerang Selatan merealisasikan kegiatannya. Kali ini melaksanakan Pendidikan Anggota (PAG) II perkoperasian. Dalam PAG II Angkatan IV ini diikuti sebanyak 350 peserta. Sedangkan pelaksanaannya di  Aula Syafrudin Prawiranegara, lantai 5 Kampus STIE Ahmad Dahlan Ciputat Timur.

Ketua Dekopinda Kota Tangsel Dudung E Diredja, hadir pada kegiatan itu. Juga tampak Komisi II DPRD Kota Tangsel,  Syihabudin dan perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel serta para narasumber dan para tamu undangan lainnya.

Sekretaris Dekopinda Kota Tangsel, Abiya menyampaikan, PAG ini upaya menciptakan kader-kader Koperasi yang berkualitas. Di samping itu, mereka mampu berdaya saing dengan dunia usaha secara terbuka. Oleh karena itu, sasaran seluruh anggota koperasi di Tangsel dianjurkan mengikuti kegiatan ini secara berjenjeng agar hasilnya terlihat.

“Metode penyampaian materi dengan presentasi, diskusi dan tanya jawab sesuai dengan kurikulum Lembaga Pendidikan Koperasi (Lapenkop),” ia menyampaikan.

Ketua Dekopinda Kota Tangsel, Dudung E Diredja menjelaskan, bahwa PAG diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang manfaat berkoperasi.  Selain itu akan lebih memahami secara esensi tentang koperasi, peran koperasi dalam lingkup kecil baik di lingkungan serta perekonomian secara mikro dan makro.

“Dasar manfaat menjadi motivasi setiap anggota  untuk berpartisipasi di koperasi, seperti; meningkatkan volume transaksi, memperkuat permodalan, pengawasan, ikut mengambil keputusan saat Rapat Anggota, dan ikut serta dalam mengambil resiko jika terjadi masalah,” tambah ia.

Agar partisipasi anggota berkelanjutan, maka pengelola koperasi harus  senantiasa mengembangkan kreativitas dan inovasi baik dari aspek organisasi maupun usaha koperasi. Koperasi wajib menyediakan layanan yang sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan anggota.

“Alhamdulillah, kita sudah bisa melaksanakan PAG II angkatan ke IV, lanjutan PAG I tahun 2017 lalu . Tahun 2018 ini kita mendidik 350 anggota lagi yang berarti sudah 750 anggota sudah kita didik secara berjenjang, ” jelasnya.

Ia berharap baik anggota terlebih para pengurusnya mendapatkan pendidikan secara berjenjeng dipastikan jalannya roda koperasi yang dibina akan lebih baik dalam semua aspek. Aspek manajemen, pertangung jawaban laporan tahunan dan hal-hal lain.

“Kalau koperasinya bagus, ekonomi kerakyatan berjalan baik di Kota Tangsel. Mudah-mudahan apa yang dicita-citakan Ibu Airin (Walikota Tangsel) menjadi Kota Koperasi akan tercapai,” doanya.

Komisi II DPRD Kota Tangsel, Syihabudin menambahkan harus ada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi anggota koperasi. Hal ini merujuk pada pentingnya pengelolaa secara profesional dan akuntabel. Koperasi satu ruang lingkup tentang kepercayaan.

“Faktanya kita di dalam profesionalismenya kurang jika dibanding dengan pelaku ekonomi di swasta. sementara sama pentingnya dalam pembangunan ekonomi tataran bawah,” ia mengutarakan.

Ia mendukung Tangsel sebagai kota koperasi. Dengan catatan, akan terwujud apabila SDM nya mumpuni, penuh kreasi dan gagasan dalam pengembangan koperasi. Bukan hanya kuantitas semata namun kualitas juga menjadi perhatian serius yang harus dipikirkan bersama-sama. Salah satuya melalui pelatihan seperti ini jadi cara jitu.

“Di Banten kita paling kecil dibandingkan daerah lain. Saya berharap pada tahun 2025 koperasi dapat lebih meningkat sesuai harapan Ibu Walikota bahwa Kota Tangsel akan menjadi Kota Keperasi,” tutupnya. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!