KORBAN LION AIR JT 610


Kasi Intel Kejari Bicara Sosok Andri Wiranofa

Diterbitkan  Selasa, 30 / 10 / 2018 22:38 - Berita Ini Sudah :  296 Dilihat

Pondok Aren- Jatuhnya Pesawat Lion Air JT610 menyimpan duka bagi banyak pihak. Tidak sekadar bagi keluarga korban, tetapi bagi rekan-rekan yang ditinggalkan. Sangat kehilangan.

Seperti Kasie Intel Kejari Kota Tangsel, Setyo Adi Wicaksono. Ia mengaku sangat terpukul ketika mendengar kabar dari media massa soal kecelakaan pesawat Lion air JT610 di perairan Karawang.

Rekan sekaligus mentor Adi di bidang kejakaan, yaitu Andri Wiranofa, merupakan salah satu penumpang yang akhirnya menjadi korban jatuhnya pesawat tersebut.

Bagaimana tidak merasa kaget, karena sebelum kejadian, rombongan Kejari Tangsel sempat satu pesawat dengan Andri dari Pekanbaru menuju Jakarta.

Bahkan menurut Adi, dalam kesempatan itu, rombongan Kejari Tangsel bercanda-canda dengan Andri.

Namun, Andri beserta rombongannya, bertolak dari Jakarta menuju Pekanbaru, tiba-tiba saja mendengar kabar pesawat jatuh.

“Iya satu pesawat sama pak Andri waktu dari Pekanbaru. Beliau duduk di depan kursi pak Bima (Kajari Tangsel). Saya langsung kaget, ada kejadian ini. Saya engga nyangka aja,” ujar Adi.

Adi mengatakan, Andri sendiri dikenal sosok periang dan mudah bergaul. Bahkan, Andri dijadikan sosok sebagai mentor oleh Adi untuk bisa menjadi Jaksa terbaik.

“Baik banget orangnya, saya sempat ditanya bagaimana menjadi Kasi Intel di Tangsel dan sempat ngobrol. Beliau sosok mentor saya. Saya ingin seperti dia di usianya yang muda bisa sukses,” paparnya.

Bahkan, Andri tengah dipersiapkan untuk menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari). Dan, kini masih melanjutkan studi S3 di Universitas Indonesia (UI).

Menurut Adi, sosok Andri dikenal pertama kali pada saat menjabat sebagai Kacab Kejari Stabat, Sumatera Utara pada tahun 2011.

 

Selanjutnya, Andri promosi di Kejaksaan Negeri Kota Tangerang pada tahun 2013-2014. Andri sempat menjadi mentor eksekusi mati di Kejaksaan Tangerang selama 2 tahun lebih.

Setelah itu, dipromosikan ke Kamnegtibum di Kejati DKI. Kemudian, menjadi Jaksa di sidang kasus Ahok. Terakhir saat ini menjadi Koordinator Kejati Babel. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!