Kejutan Harry Darsono Untuk Walikota di HUT Ke-10 Tangsel

Diterbitkan  Selasa, 30 / 10 / 2018 21:55 - Berita Ini Sudah :  278 Dilihat

SERPONG-Desainer Harry Darsono, akan memberikan kejutan kepada Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany dalam peringatan Hut Kota Tangsel ke-10 dengan bentuk Haute Coutire Show Peragaan Adibusana Batik Neo Tangsel oleh Harry Darsono di malam puncak Hut Tangsel, bertempat lapangan Sunburst BSD, Serpong, Tangsel, Kamis (26/10) Pukul 19.00 Wib.

Haute Coutire Show Peragaan Adibusana ini akan mengangkat kearifan lokal yang ada di Tangsel. ”Konsepnya nanti, sesuai dengan usia Tangsel yang 10 tahun. Kalau dibaratkan, gadis kecil yang sedang lucu-lucunya, genit dan anggun,” ujarnya di restoran Mang Engking kawasan The Breeze BSDCity, Kecamatan Serpong, Selasa (30/10).

Bahkan dirinya sudah menyiapkan kejutan khusus untuk walikota. “Nanti akan ada kejutan khusus dari kami untuk walikota Tangsel,”katanya.

Ketika diajak terlibat dalam peringatan Hut Tangsel, Harry langsung tertarik untuk bisa memberikan buah pikirannya untuk masyarakat Kota Tangsel. Bahkan Harry sudah menyiapkan konsep batiknya itu dengan nama batik Neo Tangsel. ”Neo itu kan artinya kebaharuan. Kebaharuan itu berbeda dengan pembaharuan,” ujarnya.

Menurutnya, dengan menggunakan istilah neo, menunjukkan jika nanti akan ada sesuatu yang baru dengan batik Tangsel.  Baik itu dari motif maupun dari caranya. Ini lantaran, jika nanti sudah rampung  bentuk motif batik Neo Tangsel, ia akan langsung mengajukan hak patennya ke pemerintah pusat. Hal ini dilakukan agar identitas batik Tangsel benar-benar terjaga dan terhindari dari klaim pihak manapun.

Tidak hanya sekadar untuk menciptakan sebuah motif batik, kehadirannya dalam pembuatan batik Tangsel diharapkan bisa menembus pasar dunia internasional. Ini lantaran yang masih menjadi kendala Pemkot Tangsel dalam mempromosikan dan menjual batik Tangsel. ”Kalau membuat sih gampang. Yang sulit apa? Ya menjualnya,” kata putra dari pemilik pabrik rokok ternama di Pulau Jawa ini.

Untuk bisa membuat batik Neo Tangsel ini, ia pun tidak segan untuk berbagi dengan para pengrajin batik di Tangsel. ”Yang tahu kearifan lokal Tangsel kan orang-orang Tangselnya. Tentu saja para pengrajin batik Tangsel nanti akan diajak untuk bersinergi,” ungkapnya.

Ia menambahkan persiapan sudah mencapai 50 persen. ”Saya yakin, desain yang akan ditampilkan akan menjadi kebanggaan kota yang memiliki moto cerdas, modern dan religius ini,” terangnya.

Harry menjelaskan, dalam pergelaran di malam puncak akan ada penampilan dari duta besar Negara-negara tetangga. “Kami ingin mengajak mereka datang ke Tangsel, melihat prospect apa yang bisa diangkat dan dijual kepada Negara-negara tersebut akan keunikan di Tangsel,”jelasnya.

Sementara, Kabid Pengelolaan Destinasi dan Daya Tarik Wisata Effy Karinawaty menyatakan pihaknya sedang mematangkan konsep untuk adibusana yang akan dilaksanakan pada malam puncak hut Tangsel. “Ada yang berbeda dengan hut kali ini, karena kita kemas dengan menarik untuk launching batik Neo Tangsel,”katanya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!