Bapenda Lakukan Fasilitasi Penyesuaian NJOP PBB Diwilayah Perbatasan

Diterbitkan  Rabu, 31 / 10 / 2018 22:47 - Berita Ini Sudah :  307 Dilihat

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar koordinasi dan fasilitasi penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) diwilayah Perbatasan kota Tangsel.

Rapat koordinasi dilaksanakan, Rabu (31/10) di Hotel kawasan Serpong. Dengan dihadiri Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta, Badan Keuangan Daerah Kota Depok, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang dan Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang.

Ketua Pelaksana Kepala Bidang Pajak Daerah Satu pada Bapenda Kota Tangsel, Indri Sari Yuniandri, diselenggarakan kegiatan ini adalah dalam rangka menciptakan keseimbangan NJOP PBB-P2 di wilayah yang berbatasan dengan Kota Tangsel.”Kita ingin nilai Indeks rata-rata tanah di wilayah perbatasan kota Tangsel ada penyesuaian, dan pemutakhiran kode ZNT atas objek PBB-P2 yang berbatasan dengan Kota Tangsel, untuk dasar dalam penetapan besarnya NJOP PBB-P2 untuk tahun pajak 2019,”ungkapnya.

Indri menjelaskan, setiap tahun harus melakukan analisa terhadap NJOP PBB, salah satunya focus dengan wilayah perbatasan yang ada di Tangsel. “Kami lakukan karena untuk wajib pajak didaerah perbatasan kalau nilainya terlalu jauh akan bereaksi, terutama kalau nilai ditangsel lebih tinggi, mereka akan membandingkan dengan wilayah sekitar, tidak hanya itu saja, kita juga mencari informasi nilai pasar, di tangsel PBB masih 50-60 persen dari nilai pasar bahkan ada yang baru 40 persen. Kalau DKI itu contohnya daerah Cirendeu NJOP Tangsel baru Rp 1 sampai Rp 3,5 juta sedangkan di DKI sudah Rp 3,5 hingga Rp 9 juta, kita akan samakan area surveynya dengan DKI,”ungkapnya.

Sedangkan untuk Depok masih berdekatan, mala lebih tinggi di Tangsel diangka Rp 1,8 juta, kalau Depok dikisaran Rp 1,4 juta NJOP nya, kalau di Kabupaten Tangerang hampir sama bedanya yang diperbatasan Cisauk, lebih tinggi Tangsel.

Kepala Bapenda Tangsel, Dadang Sofyan, menjelaskan, Seiring berjalannya waktu, PBB-P2 akan memasuki tahun ke-6 (enam) bagi Daerah yang mulai mengelola PBB-P2 per 1 Januari 2014, tentunya hal ini merupakan sebuah tantangan tersendiri untuk melaksanakan pengelolaan PBB-P2 yang lebih baik lagi.

Pengelolaan yang baik akan berdampak pada peningkatan pelayanan publik yang lebih baik pula serta berdampak terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah.

Perlu kami sampaikan bahwa semenjak peralihan pengelolaan PBB-P2 dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah, penerimaan PBB-P2 di Kota Tangerang Selatan terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

“Diketahui bahwa pada tahun 2014 penerimaan PBB-P2 sebesar Rp 175 milyar rupiah dan pada tahun 2018 direncanakan sebesar 346 milyar rupiah. Artinya dalam kurun waktu 5 tahun terdapat peningkatan penerimaan sebesar 98% (sembilan puluh delapan persen), tentu hal ini merupakan suatu kebanggan tersendiri namun bukan berarti upaya ini berhenti sampai disini.”ungkapnya.

Hal yang selalu menjadi perhatian pada saat memasuki awal tahun adalah dasar pengenaan PBB-P2 yaitu Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).  Sesuai dengan ketentuan Pasal 79 ayat (2) Undang-Undang 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UU PDRD) bahwa besarnya NJOP ditetapkan setiap 3 (tiga) tahun, kecuali untuk objek pajak tertentu dapat ditetapkan setiap tahun sesuai dengan perkembangan wilayah.

Sebelum melakukan kegiatan penilaian kembali untuk menentukan NJOP, perlu dilakukan evaluasi secara komprehensif terhadap NJOP yang telah diterapkan. Salah satu hal yang menjadi perhatian bagi Pemerintah Kota Tangsel adalah penetapan NJOP di wilayah perbatasan.

Hal ini dimaksudkan agar tercipta keseimbangan NJOP di wilayah yang berbatasan dengan Kota Tangerang Selatan. Untuk itulah kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu sekalian dari 5 (lima) Kabupaten/Kota untuk hadir saling berdiskusi dan bertukar informasi mengenai penetapan NJOP di wilayah perbatasan.

“Kami mengharapkan kepada semua pihak untuk fokus dan membantu mensukseskan kegiatan ini. Kemudian perkenankan kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan, aparatur Kelurahan, serta Tim Bapenda yang telah berupaya secara maksimal sehingga kegiatan ini dapat terwujud dan berjalan dengan baik.”singkatnya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!