JN Bakery Tularkan Jiwa Wirausaha ke Generasi Muda

Diterbitkan  Kamis, 01 / 11 / 2018 22:53 - Berita Ini Sudah :  306 Dilihat

SERPONG-Pelaku usaha di Kota Tangsel turut mendukung terciptanya kota perdagangan jasa melalui generasi wirausaha. Hal ini dilakukan oleh Nancy Wulanengsih, pemilik JN Bakery di kawasan Ciater, Kecamatan Serpong.

Direktur PT Jnancy Bahari Grup, Nancy Wulanengsih  menjelaskan sengaja membuat perusahaan grup, karena cukup banyak bidang yang dikembangkan seperti konveksi, catering, roti dan even organiser. Khusus untuk roti, sejauh ini telah banyak menerima kunjungan dari berbagai lembaga, kampus, sekolah dan lain-lain.

“Sejauh ini telah banyak yang berkunjung kampus-kampus yang ada di Tangsel seperti Kampus ITI dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” katanya.

Pihaknya ingin menularkan jiwa wirausaha pada generasi muda agar ke depan Tangsel dipenuhi wirausaha. Karena semakin banyak wirausaha, maka perekonomian akan lebih stabil dan kuat khususnya di Tangsel.

“Kami tidak merasa takut ketika rahasia usaha diserap orang lain baik menejemen produksi dan marketing. Karena rezeki sudah diatur oleh Allah. Tapi justru lebih senang ilmunya dipelajari orang lain. Sebab dengan ilmu akan menjadi amal dibawa mati, sementara harta tidak dibawa,” katanya.

Dalam berbisnis tidak fokus pada mencari keuntungan semata, tapi bagaimana bisa berbuat amal kepada masyarakat. “Saat banyak siswa datang berkunjung, mereka menyampaikan cita-citanya menjadi dokter, pilot dan lain-lain. Itu bagus, tapi jangan pernah ditinggalkan menjadi wirausaha untuk menopang ekonomi ke depan,” pesannya.

Ke depan akan dibuka kelas wirausaha secara khusus. sementara untuk saat ini hanya membuka tamu untuk berkunjung melihat proses produksi roti yang memiliki kekhasan roti buaya dan ratusan jenis lain dengan variasi rasa cukup banyak.

Wakil Kepala Sekolah Bindang Kurikulum SMAN 12 Kota Tangsel, Ana Mukaromah yang membawa 24 siswanya berkunjung ke pabrik JN Bakery, bersama siswa-siswi kelas 10 tergabung dalam  Kelompok Usaha Siswa (KUS) bidang pengolahan menyangkut makanan, seperti telor asin, kripik singkong dan lain-lain.

“Yang berkunjung ke tempat ini bidang pengolahan, mereka langung melihat bagaimana cara produksi, manajemen perusahaan dan pemasarannya,” katanya.

SMAN 12 memperoleh program dari Pemerintah Pusat tetang kewirausahaan. Tahun sebelumnya pun memperoleh program yang sama, kemudian dari hasil evaluasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, di 2018 dipercaya kembali.

“Salah satu sekolah dari total 204 se Indonesia yang dipilih. Dari siswa yang sudah lulus ada saja mempraktikkan ilmunya dengan membuka usaha sendiri,” tutur Ana yang juga selaku penangung jawab program kewirausahaan. (din)

 

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!