Resmikan Indonesia Science Expo di BSD


Jokowi Dikerubuti Peneliti Cilik

Diterbitkan  Kamis, 01 / 11 / 2018 22:53 - Berita Ini Sudah :  343 Dilihat

INDONESIA SCIENCE EXPO: Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko (kiri) meninjau Indonesia Science Expo di BSD, Kamis (1/11). Presiden mengapresiasi riset dari peneliti muda dan mendorong terobosan baru dari ilmu pengetahuan teknologi dan inovasi.

BSD-Untuk kesekian kalinya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi BSD. Kali ini, Jokowi meresmikan Indonesia Science Expo (ISE) ke-3 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.

Ajang ISE merupakan pameran karya ilmiah dari berbagai bidang. Kegiatan itu berlangsung mulai kemarin hingga 4 November mendatang. Sebanyak 140 karya ilmiah dipamerkan.

Presiden Jokowi hadir didampingi Menristekdikti Muhammad Nasir Sekertaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Banten Wahidin Halim. Usai meresmikan ISE, Jokowi didampingi Wahidin Halim dan pejabat lainnya berkeliling ke stand-stand pameran.

Jokowi pun sempat dikerubuti puluhan murid Sekolah Dasar (SD) yang ikut dalam pameran tersebut. Para murid SD itu minta foto bareng dengan mantan gubernur DKI Jakarta tersebut. Ada juga yang hanya sekadar bersalaman.

Puluhan pelajar itu merupakan para peneliti cilik. Selain itu juga ISE 2018 ini menampilkan karya ilmiah dan inovasi teknologi dari 140 tim remaja yang menjadi finalis dan pemenang dari enam kompetisi sains nasional.

Keenam kompetisi tersebut adalah Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) dan National Young Inventors Award (NYIA) yang diselenggarakan oleh LIPI. Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) oleh Kemendikbud. Kalbe Junior Science Awards (KJSA) oleh PT Kalbe, Kompetisi Sains Madrasah oleh Kemenag, dan Lomba Peneliti Belia Nasional (LPB) oleh Center for Young Scientist.

Presiden mengatakan, bahwa Indonesia juga memiliki banyak peneliti-peneliti muda yang mampu tampil di kancah internasional, dan melalui pameran ini masyarakat luas akan lebih tahu lagi apa saja hasil penelitian anak bangsa.

“Jadi ISE 2018 ini tujuannya untuk menginformasikan apa yang sudah dilakukan, jadi bukan hanya konferensi dan pameran, tapi juga menampilkan karya ilmiah anak Indonesia,” ujarnya yang hari itu mengenakan batik motic kuning dan hitam.

Jokowi menambahkan, bahwa saat ini yang tidak mungkin dapat diterobos dengan ilmu pengetahuan dan inovasi-inovasi. “Kita bisa melihat dunia begitu cepat melakukan perubahan, memberikan kejutan-kejutan dengan hasil dari karya penelitian yang luar biasa. Begitu juga karya anak-anak Indonesia,” terangnya.

Jokowi berharap dengan semakin gencarnya pameran serupa, mampu menjadi motivasi bagi generasi selanjutnya untuk terus melahirkan karya-karya penelitian yang luar biasa. “Tentunya yang memberikan dampak besar bagi negara kita,” paparnya.

Sementara, Kepala Lembaga Ilmu Pengateahuan Indonesia (LIPI), Tri Handoko mengatakan, acara ISE 2018 kali ini juga melibatkan banyak kalangan peneliti mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga level profesional.

“Di hari terakhir akan ada pemberian penghargaan kepada hasil riset terbaik, atas nama keluarga besar sains Indonesia terima kasih atas kehadiran bapak presiden,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, bahwa acara tersebut juga menampilkan berbagai invensi dari Kementrian dan lembaga negara, perguruan tinggi, serta dari pihak industri.

“Bukan hanya pameran saja, selama empat hari akan ada juga 12 konferensi ilmiah baik nasional dan internasional, ada juga 26 workshop dan talshow, 10 pertunjukan sains dan pertunjukan lainnya,” pungkasnya.(dra)

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!