Air Mancurnya Warna-warni di Malam Hari


Pemprov Percantik Bunderan Pamulang

Diterbitkan  Kamis, 01 / 11 / 2018 22:53 - Berita Ini Sudah :  319 Dilihat

 

PAMULANG-Bunderan Pamulang pernah diprotes masyarakat, karena akan dibangun patung. Kini bunderan di Jalan Siliwangi itu sedang dipugar. Namun bukan untuk dibuatkan patung, melainkan disulap menjadi super cantik.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan, Bunderan Pamulang kewenangannya ada pada Pemprov Banten. Saat ini tengah dilakukan pengerjaan kemungkinan besar hingga akhir tahun ini.

“Sepertinya masuk anggaran tahun 2018, maka kemungkinan berakhir hingga Desember nanti dikerjaan oleh Provinsi sesuai dengan kewenangan ruas Jalan Siliwangi,” katanya.

Usulan sudah lama disampaikan kepada Provinsi Banten. Bunderan tersebut memang terlihat kumuh selama ini. Spanduk-spanduk bertebaran di sekelilingnya, air mancurnya pun tak berfungsi.

Dulu sempat ramai era baru Tangsel berdiri, yang direncanakan ada pembangunan patung, hanya saja ditolak. Maka tahun ini dibangun air mancur untuk mempercantik Kota Tangsel. Air mancur itupun bukan air saja, tapi saat malam akan memancarkan keindahan.

“Air mancurnya dibuat dengan indah, menampilkan tampilan warna-warni ketika malam tiba. Sebagai jalan utama akses ke Bogor-Depok dan Jakarta akan memberikan suasana sejuk yang pasti,” tambah Benyamin.

Tokoh Masyarakat Pamulang, H Al Mansyur mengapresiasi upaya Pemprov Banten dalam mempercantik kawasan Pamulang. Hanya sayangnya mengapa baru ini, bukan dari sebelum-sebelumnya.

“Selama pembangunan itu untuk kebaikan dan keindahan, kenapa tidak? Tentu kita dukung full lah. Ini saja sudah terlambat. Kenapa tidak dari dulu-dulu. Hanya dari sisi geometri bunderan, apakah kajian teknisnya sudah oke?” tanyanya.

Bentuk kecintaan warga terhadap kotanya, tentu jauh lebih mempertanyakan nantinya bagaimana soal perawatan. Karena kewenangan ada di Provinsin Banten, sementara air mancur harus sering dibersihkan, perawatannya harus intens agar selalu bersih airnya tidak keruh. Berbeda dengan jalan, perawatannya tidak terlalu ruwet.

“Lalu perawatan rutin  nantinya bagaimana. Tangan provinsi kan jauh dari Serang. Bagaimana supaya kolamnya nanti tak kemudian jadi hijau dan bau karena tak ada yang mengurus,” tambah ia.

Perawatan menjadi kunci, keberhasilan air mancur agar tetap berfungsi dengan baik. Pemikiran-pemikiran soal perawatan harus dipikirkan supaya keberadaan air mancur itu awet tidak seumur jagung lalu tidak berfungsi kembali. Jika indah, pasti masyarakat akan selalu menanti dan tak bosan.

“Hal lain, peralatan Air mancurkan mahal, bagaimana supaya air mancur tetap berfungsi. Jangan sampai hanya awalnya saja berfungsi setelah itu tidak. Tak ada yang peduli. Semoga apa yang saya khawatirkan tidak terjadi. Melainkan air mancur Bunderan Pamulang menjadi kebanggaan Tangsel dan Banten,” harapnya. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!