Murid TK Syafana Islamic School BSD Bantu Korban Palu


Lelang Hasil Projek

Diterbitkan  Rabu, 07 / 11 / 2018 22:14 - Berita Ini Sudah :  220 Dilihat

SERPONG-Kondisi Palu pasca tsunami masih membutuhkan banyak bantuan, hal itu membuat banyak organsiasi kemanusian serta kalangan masyarakat umum terus mengucurkan bantuan dana dan lainnya untuk membantu para korban. Murid Tamann Kanak-kanan (TK) Syafana Islamic School, Serpong, turut memberikan bantuan Palu.
Kemarin, di halaman sekolah, melalui entrepreneurship event merupakan program rutin sekolah. Siswa siswi Syafana Islamic School the Icon BSD, mengadakan kegiatan jual beli dan lelang projek. Acara yang dihadiri oleh internal parents tersebut berlangsung di Multi Purpose Room Syafana Islamic School BSD dengan mengambil tema “Our Creativity is for Charity”.
Kepala Sekolah Syafana Islamic Schoo BSD, Siska Juwita Sari, mengatakan, jenis projek yang mereka buat adalah; Playgroup Al-Wahhab membuat bantal dan sandal tidur. PG Al-Latif membuat photo frame and wall display. K1 Ar-Rahman membuat castle and celengan. K1 Al-Malik membuat mangkok terbuat dari kancing baju, photo frame and kotak pensil. K1 Al-Aziz membuat goody bag dan flowers scrap dan K2 Ar-Rasyid membuat kipas besar and box tisu.
“Hasilnya, terkumpul dana sebesar Rp. 25.000.000 dari lelang dan jual beli projek. Tak hanya itu, orangtua juga mengumpulkan pakaian bekas yang masih layak pakai, untuk disumbangkan ke korban Palu-Donggala,” ujarnya.
Acara yang diawali oleh presentasi siswa dan promosi 2 projek di atas panggung kemudian dilanjutkan dengan kegiatan jual beli di area Icon’s mart itu berlangsung meriah.
Orangtua siswa antusias mengikuti dan saling menawar ketika MC melelang 10 projek hasil karya siswa-siswa perkelas. Harga lelang yang ditawarkan mulai dari Rp 100.000 dan terjual hingga jutaan rupiah.
Lanjut Siska, dalam acara tersebut ada 2 projek besar dari masing-masing kelas yang dilelang dengan cara siswa melakukan presentasi dan promosi projek yang dibuat. Setelah lelang didapat, mereka langsung menuju meja-meja yang telah di display projek yang mereka buat untuk melakukan proses jual beli. Harga yang di jual untuk masing- masing projek adalah minimal 50rb. Namun projek ini tidak sebesar 2 projek yang di lelang.
“Seluruh projek siswa yang terjual, hasilnya langsung disalurkan melalui ACT untuk korban gempa Palu-Donggala pada tanggal 7 November 2018,” katanya.
Acara lelang dan jual beli ini merupakan pembelajaran bagi siswa siswi dalam hal pembentukan karakter yang mandiri sehingga memunculkan jiwa enterprenenur sejak usia dini. Belajar mengetahui proses pembuatan projek dan cara mempromosikannya serta menanamkan jiwa peduli terhadap sesama.
“Pihak sekolah juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi walimurid dalam acara ini. Semoga bantuan untuk rehabilitasi pembangunan gedung sekolah di Palu Donggala ini berjalan lancar. Semoga amal kebaikan semua mendapatkan balasan berlipat dari Allah,” pungkasnya. (dra).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!