Suara Bising Mesin Pembuatan Kitchen Set Dikeluhkan Warga

Diterbitkan  Senin, 12 / 11 / 2018 20:27 - Berita Ini Sudah :  261 Dilihat

 

PONDOK AREN-Camat Pondok Aren Makum Sagita geram mendapat surat pernyataan dari warganya yang keberatan dengan aktifitas tempat yang dijadikan bengkel pembuatan kitchen set  milik NC warga Pondok Aren yang berada dilingkungan warga RW 01 Kelurahan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren Kota Tangerang Selatan. Pasalnya warga merasa terganggu dengan suara bising yang menggangu telinga bahkan tak kenal waktu.

“Rumah saya pas dibelakang, minta ampun, suaranya bikin sakit kuping, karena mereka bekerja tak kenal waktu. Kalau banyak order mereka sampai malam hari, “ kata Siti Rahayu, salah satu warga yang rumahnya dibelakang bengkel.

Siti menyesalkan sikap pemilik yang tidak ada niat baik untuk mencari solusi, bahkan dua kali aparat dari kelurahan didampingi  petugas Satpol PP dari kecamatan Pondok Aren tidak digubris.

“Saya sudah sampaikan kepada pemiliknya dan melayangkan surat kelurahan dan kecamatan, namun sampai saat ini pemiliknya kurang merespon. Suara bising sangat menggagu terutama malam hari ketika kami akan beristrirahat. “ujarnya.

Dijelaskan, Kasie Ketentraman dan ketertiban (Trantib ) Kecamatan Pondok Aren Syamsudin, pihaknya menerima surat dari warga yang merasa terganggu dengan aktifitas yang dijadikan tempat pembuatan furniture yang ditujukan kepada lurah dan Camat.

“Kami sudah dua kali mendatangi lokasi dan berupaya mediasi dengan pemilik dan warga setempat. Namun pihak pemilik sepertinya tidak ada niat baik, bahkan meminta bantuan kepada LBH. Hal ini sudah kami laporkan ke pak Camat, “kata Syamsudin.

Sementara itu Camat Pondok Aren Makum Sagita mengaku, sudah menerima surat keluhan sejumlah warga terkait dengan keluhan warga yang merasa terganggu dengan aktiftas pekerja  yang menimbulkan kebisingan. Menurut dia, keberadaan maupun kehadiran perusahaan serta industri disisi lain sangat membantu perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang tak memiliki pekerjaan tetap.

“Namun pemilik atau pengusaha yang bersangkutan juga harus mengikuti aturan yang ada, khususnya dalam perizinan usaha, perizinan tempat tinggal serta lainnya sehingga keberadaanya resmi,” tuturnya.

Keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang Selatan bukan saja tanggung jawab Pemerintah Daerah, tapi juga seluruh komponen masyarakat wajib menjaganya. Seperti yang telah tertuang dan diatur dalam peraturan daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2012 tentang ketertiban umum.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, dengan adanya Perda tentang Ketertiban Umum ini kita inginkan masyarakat tertib hukum. Terkait dengan keluhan warga dilingkungan setempat, berharap pemilik menyikapi dengan bijak. Apabila hal ini tidak bisa dimusyawarahkan , tentunya Kami akan bertindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, “pungkasnya.

Sementara, pihak pemilik usaha furniture NC belum bisa dimintai keterangan terkait surat pernyataan warga yang disampaikan kepada pihak Kelurahan dan Kecamatan.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!