Wifi Grasti Pemkot Didominasi Youtube-Game Online

Diterbitkan  Senin, 12 / 11 / 2018 21:26 - Berita Ini Sudah :  213 Dilihat

CIPUTAT-Pemkot Tangsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) pastikan penggunaan internet grastis didominasi anak-anak dengan konten game online dan youtobe. Soal hal-hal positif seperti konten porno sudah pasti tidak dapat diakses.
Kabid Pengelolaan Teknologi Informasi Komunikasi dan Persandian (PTIKP) Diskominfo Tangsel TB Asep menjelaskan wasilitas wifi gratis program pemerintah ternyata setelah dilihat, pemakaian didominasi game online dan youtobe. Sementara untuk dinas lebih dominan aplikasi online.
“Pada level anak-anak lebih banyak game online serta youtiber. Kita tidak bisa mengatakan youtube negatif karena banyak konten yang bagus, banyak ilmu yng dapat diserap,” tutur TB Asep.
Untuk pengguna kontek-konten negatif, melalui Kementerian Kominfo sudah diblokir semua, kecuali mereka menggunakan jalur sendiri mereka bisa. Termasuk melihat konten negatif melalui wifi pemkot tidak akan bisa. “Sudah terblokir dengan sendirinya untuk konten negatif,” pungkasnya.
Fasilitas yang diberikan murni free sehingga wajar jika ada keterbatasan meski ingin memberikan lebih besar. namun untuk penggunaan pada umumnya seperti game dan youtobe pasti cepat kecuali untuk download pasti akan berat, apalagi menggunakan aplikasi torrent.
“Dengan torrent dapat menghabiskan benwit yang lain. Makanya jika ada yang menggunakan toren maka kami blok,” tambah ia.
Program wifi gratis terus berprogres saat ini sudah memasang kurang lebih 200 titik, yang mampu diakses seluruh 54 kelurahan tujuh kecamatan. masing-masing kecamatan terdapat antena sektoral.
“Antena sektoral untuk menyebar cakupan wifi maka orang yang rumahnya sekitar 500 hingga satu kilometer sampai mendapatkan akses. Untuk sektoral baru 180, maka di tahun depan tahun 360 sehingga bisa menyebar ke sekitar lingkungan secara menyeluruh,” ia menjelaskan.
Penerapan wifi gratis sejalan dengan program pemerintah menciptakan semua layanan melalui online ke depan. maka akan terus dilengkapi fasilitas wifi di berbagai tempat, selain di kantor-kantor pemerintah juga di balai warga, hutan kota satu dan hutan kota dua serta tempat-tempat yang lain.
“Ibu Walikota massif, ingin layanan semua online. jangan sampai semua online tapi masyarakat kesulitan akses internentnya. Maka masyarakat harus difasilitasi agar diberikan kemudahan sehingga Pemerintah memberikan akses-akses internet,” tambah ia.
Satu sisi warga diberikan kemdudahan, pada sisi lain, pegawai pemerintah baik di tingkat kelurahan dan puskemas mengeluhkan fenomena ini karena banyak masyarakat datang bergerombol hanya untuk menjaring akses wifi gratis. hal ini dianggap menganggu pelayanan atau tugas mereka.
“Sebetulnya dilematis, teman-teman dari kelurahan dan puskemas, sering mendadukan meminta wifinya di pasword banyak warga nongkrong. Saya bilang bagus, berarti keberadaan kita banyak manfaat. Walaupun manfaatnya baru internet,” kelaskar TB Asep.
Bagi pria alumnus UGM ini, fenomena itu sebagai stimulan warga perhatian kepada pemerintah melalui layanan wifi gratis. fenomena itu pasti ada waktunya di mana mereka akan bosan hanya dengan main games atau melihat youtobe sementara telah banyak orang sukses menjadi youtuber.
“Mungkin ke depan saat ini hanya senang ngegame, main. Tapi suatu ketika mungkin akan sadar. Bosenkan, berapa banyak orang yang dapat manfaat mereka jadi youtuber memperoleh penghasilan. Suatu saat akan berpindah,” ia menganalogikan.
Ester warga BSD menyampaikan, kerap memanfaatkan fasilitas wifi gratis di Hutan Kota Satu Jalan Letnan Soetopo. Kendati sekarang hampir di semua tempat banyak yang menyediakan seperti restoran dan lain-lain. “Penyediaan wifi gratis untuk menarik orang datang. ini bagian dari strategi sebetulnya jadi tidak aneh jika pemerintah memasang wifi gratis, karena cafe-cafe juga punya hal yang sama,” tuturnya. (din).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!