Airin: Inilah Tangsel, Kami Terus Berupaya menyelesaikan Persoalan


2000 Burung Berkicau

Diterbitkan  Minggu, 18 / 11 / 2018 22:25 - Berita Ini Sudah :  389 Dilihat

LOMBA BURUNG BERKICAU: Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany bersama Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan Judiyanto terlihat melakukan proses pelepasan burung, usai melakukan serimonial pembukaan Lomba burung berkicau di Lapangan Sunbrust, BSD, Minggu (18/11). Lomba burung berkicau tersebut sabagai rangkian acara hari jadi kota Tangerang Selatan ke 10.

SERPONG- Meriah dan suara burung bersautan berkicau. Begitulah suasana di Lapangan Sunburt, Serpong, Minggu (18/11) kemarin, saat berlangsungnya perlombaan burung berkicau. Sebanyak 2000 peserta dari berbagai daerah beradu mengikuti turnamen yang digelar pertama di Indonesia dengan melibatkan dua operator besar yakni Rajawali Nusantara dan Rajawali Indonesia ini.

Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany pun membuka turnamen lomba burung berkicau yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-10 Kota Tangsel tersebut.

Dijelaskan Airin, lomba burung berkicau ini merupakan rangkaian HUT ke-10 Kota Tangsel. Kegiatan ini diharapkan bisa mengajak masyarakat Tangsel untuk mencintai kotanya dengan melakukan kegiatan yang positif, salah satunya dengan kegiatan lomba burung.

“Selamat datang di Kota Tangsel bagi masyarakat atau peserta lomba dari daerah lainnya. Inilah Tangsel, kami terus berupaya menyelesaikan persoalan yang ada, dan melakukan proses pembangunan untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Lomba burung ini melibatkan komunitas, dalam memperingati HUT ke-10 Tangsel. Komunitas inilah yang diajak untuk memeriahkan rangkaian HUT Tangsel.

Airin berpesan, lomba ini merupakan ajang untuk meningkatkan silatuhrami. Jangan sampai dirinya mendengar keributan terkait pemberian hadiah. “Saya berpesan kepada penyelenggara, panitia serta juri bahkan peserta dijaga kekompakan, hingga berjalan dengan lancar, karena saya tidak ingin ada ribut-ribut di media sosial, saya yakin lomba kali ini bisa tertib tanpa adanya keributan,” pesannya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel, Judianto, menjelaskan, peserta dalam lomba dan pameran burung berkicau piala HUT ke-10 Tangsel, sebanyak 2000 peserta mengikuti lomba burung berkicau.

“Lomba ini pertama kali dilakukan di Indonesia dengan melibatkan dua operator besar yakni rajawali Nusantara dan rajawali Indonesia. Untuk lombanya sendiri ada 70 macam cabang lomba, seperti halnya murai batu, kenari standar umum A, kenari standar umum B, kenari standar kecil, branjangan A, branjangan B,” jelasnya.

Peserta yang ikut pun dari berbagai daerah, yakni Banjarmasin, Palembang, Jawa Timur, Medan, bahkan fasilitas hotel yang ada di Tangsel pun penuh, karena para peserta menginap di hotel-hotel yang ada di Tangsel. “Alhamdulillah, pesertanya 2000 dan diikuti dari berbagai daerah. Bahkan hotel di Tangsel full, sampai panitianya pun sulit mendapatkan hotel karena penuh,” ungkapnya.

Lomba ini menghadirkan wisatawan baik lokal maupun luar negeri, sehingga dapat meningkatkan wisata untuk datang ke Tangsel dalam ajang festival burung ini.

Sementara Agung salah satu peserta mengatakan, dia sangat senang bisa ikut menyalurkan hobinya dalam lomba. “Saya sudah puluhan tahun memelihara burung dan mengikuti aduan suara indah kicau burung peliharaan saya ini,”singkatnya. (irm)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!