Makam Wakaf Juramangu Dibangun Pagar

Diterbitkan  Selasa, 20 / 11 / 2018 22:02 - Berita Ini Sudah :  333 Dilihat

CIPUTAT TIMUR– Taman Makam Wakaf Juramangu di lingkungan RW 4, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur kini akan diberi pagar. Selain menjaga keamanan makam, pemagaran tersebut juga sebagai bentuk untuk memperindah makam.

Pembangunan pagar pada makam sekitar 3500 meter persegi itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Amar serta para pengurus makam tersebut.

Amar yang hadir dalam peletakan batu pertama mengatakan, program tersebut memang merupakan yang diajukan oleh para pengurus makam. Dikarenakan makam bukan merupakan Taman Pemakaman Umum (TPU), sehingga bantuan pemagaran tersebut tidak bisa datang dari dinas terkait.

Alhasil Amar melalui Fraksi Hanura meminta kepada Fraksi Hanura DPR RI untuk mengeluarkan bantuan melalui dana CSR pusat. “Alhamdulillah proses peletakan batu pertama ini berjalan lancar. Ini semua, karena bantuan dari Fraksi Hanura DPR RI melalui Pak Inasrullah Zubir selaku ketua Fraksi, memberikan bantuan melalui program CSR yang ada di pusat untuk membangun pagar ini,” paparnya.

Amar juga sangat mendukung usulan dari para pengurus makam untuk dibangun pagar di sekeliling area makam. Karena mengingat hal itu penting untuk menjaga keamanan makam.

“Kami sangat mendukung usulan ini, dengan dibangun pagar nantinya makam akan lebih aman. Khususnya tidak ada lagi yang nantinya ada yang nongkrong di dalam area makam,” paparnya.

Ketua Pengurus Makam Wakaf Juramangu, Budiyanto Irfan mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih hingga akhirnya ada bantuan untuk membangun pagar di area pemakaman.

“Warga sekitar sangat berterima kasih, termasuk kami para pengurus. Kami ucapkan terimakasih kepada Fraksi Hanura di DPRD Tangsel dan juga di DPR RI, karena berikan mereka bantuan untuk membangun pagar ini turun juga,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, diberinya pagar pada makam tersebut sejalan pula dengan program Pemerintah Kota Tangsel agar seluruh makam yang ada di Kota Tangsel tidak lagi menjadi tempat yang angker.

“Ini juga sejalan dengan program Pemkot Tangsel, agar makam ini menjadi lebih indah lagi bahkan bisa menjadi taman pula. Bukan lagi menjadi tempat yang angker,” pungkasnya. (dra)

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!