Bawaslu Mulai Copoti Stiker Angkot

Diterbitkan  Rabu, 28 / 11 / 2018 21:32 - Berita Ini Sudah :  324 Dilihat

PAMULANG- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan menggelar penertiban bahan kampanye berupa stiker Calon Legislatif (Caleg),  yang dipasang di  kaca jendela angkutan umum kota (Angkot).

Penertiban dengan mencopoti stiker itu dilakukan di beberapa titik dan melibatkan langsung petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel. Sedangkan tahap pertama kemarin, baru digelar di Ciputat dan Pamulang.

Pantauan Tangsel Pos, saat mengikuti penertiban di depan Kampus Universitas Pamulang (Unpam), terlihat petugas Dishub memberhentikan satu persatu Angkot yang terdapat memasang stiker caleg. Tampak keseluruhnya dipasang di bagian kaca belakang Angkot.

Seperti Angkot jurusan Ciputat-Muncul, yang tertangkap memasang foto Caleg, yang juga diserta visi dan misi serta nomor urut partai dan lambang partai. Alhasil, hal tersebut dianggap memenuhi unsur kampanye.

Angkot diberhentikan. Sang sopir dipaksa untuk melepaskan stiker Caleg di bagian kaca belakang angkot lantaran telah melanggar aturan Kampanye Pemilu 2019.

Anggota Bawaslu Kota Tangsel Slamet Santosa, mengatakan, kegiatan ini mengacu pada Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 dan Peraturan Bawaslu Nomor 28 Tahun 2018 tentang pemasangan alat dan bahan kampanye.

“Bahwa telah diatur dalam pemasangan alat dan bahan kampanye, seperti fasilitas umum seperti ini pun sudah dilarang untuk tidak dipasang. Apalagi untuk jenis alat kampanye juga ini tidak masuk dalam aturan, sehingga ini kita tertibkan,” ujarnya.

Pada hari pertama tersebut, dia juga mengatakan, barus menertibkan puluhan angkot saja yang memasang stiker Caleg. “Karena memang tidak banyak Caleg yang memasang stiker di Angkot. Jadi hari ini (kemarin) hanya puluhan saja yang kita temukan,” ungkapnya.

Terkait hasil temuan itu, dia mengatakan akan dilakukan kajian. Seperti mencari tahu siapa yang memasangstiker tersebut. Kalau terbukti Caleg masang, akan dipanggil partai politiknya untuk dimintai klarifikasi.

Slamet juga mengatakan, nantinya akan ada penertiban lanjutan apabila masih ada Caleg melanggar aturan memasang stiker di Angkot.

Kepala Dishub Kota Tangsel, Sukanta, mengatakan pihaknya akan terus membantu Bawaslu Kota Tangsel dalam penertiban Ankot. Penertiban tersebut tidak hanya sekadar melanggar aturan kampanye, tetapi juga melanggar Undang-undang Lalulintas.

“Hal ini juga melanggar Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, PP Nomor 44/1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi, Permenhub Nomor 10/2012. Yaitu tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Massal Berbasis Jalan, serta Permenhub Nomor 98/2013 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum, maka dari itu kami akan melakukan penertiban jika ada pelanggaran lagi,” pungkasnya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!