Pelatih Silat dari 3 Provinsi Ditempa di Serpong

Diterbitkan  Rabu, 28 / 11 / 2018 21:22 - Berita Ini Sudah :  267 Dilihat

SERPONG-Sebanyak 34 pelatih dari perguruan silat di Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta berkumpul untuk mendapatkan pelatihan Physical Conditioning dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Serpong pada 27-29 November.

Kemarin, pelatihan ditutup dan dihadiri para pelatih dari tiga provinsi itu. Dalam kegiatan itu, para pelatih pencak silat diberikan pembekalan terkait bagaimana ke depannya tidak hanya sekadar melatih terkait ilmu yang ada dalam setiap aliran pencak silat tersebut. Tetapi juga mampu melatih komponen-komponen prestasi.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga dari Perguruan Merpati Putih Banten, Eldiansyah M Thariq mengatakan, alasan digagasnya kegiatan tersebut ialah bagaimana nantinya para pelatih bisa pula melatih dengan mengikuti perkembangan zaman saat ini.

“Dalam hal ini pelatih-pelatih tidak hanya sekadar dilatih bagaimana melatih dalam hal prestasi, tetapi juga para pelatih yang hadir juga melatih para muridnya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada saat ini,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Physical Conditioning tersebut memiliki peran dominan dalam olahraga pencak silat, terlatihnya Physical Conditioning dengan sistematis, terukur, dan mengarah, dapat membuat setap gerakan silat menjadi lebih efisien.

Physical Conditioning tersebut juga sudah menjadi teknik yang kerap dipakai untuk kejuaraan tingkat internasional. Sehingga dengan menerapkan hal itu, akan semakin banyak pula atlet pencak silat Indonesia yang berbakat.

“Dengan Physical Conditioning, para pelatih dapat melatih atletnya mendapatkan teknik yang benar, dengan usaha yang minimal, waktu yang tepat dan energi yang lebih sedikit. Tapi mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Sementara, Anggota DPRD Provinsi Banten, Zaid El Habib yang hadir di acara penutupan kemarin mengatakan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi Perguruan Merpati Putih Banten yang telah menggagas kegiatan tersebut.

Zaid juga mengatakan, dengan pelatihan ini, maka para pelatih pencak silat tidak lagi hanya sekadar melatih dengan cara tradisional saja. Tetapi sudah memikirkan bagaimana melatih untuk kelas prestasi yang siap untuk mengikuti ajang perlombaan tingkat nasional maupun internasional.

“Apalagi kita sama-sama tahu, kalau pencak silat ini adalah jati diri Indonesia  yang sudah mendunia. Sehingga para pelatih di daerah-daerah juga harus ditingkatkan kualitasnya,” pungkasnya. (dra)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!