Tunjukkan sebagai Penghasil Ikan Hias Terbesar di Dunia


Ribuan Ikan Hias Kontes

Diterbitkan  Jumat, 30 / 11 / 2018 22:04 - Berita Ini Sudah :  352 Dilihat

 

TANGSEL- Nusantara Aquatic (Nusatic) 2018 digelar di ICE BSD City, Pagedangan, Tangerang. Perlombaan dan kontes ikan hias disebut terbesar dunia ini diikuti sedikitnya 3000 ikan hias.

Sedangkan jenis ikan hias diperlombakan dalam ajang Nusatic 2018 pada 30 November sampai 2 Desember 2018 ini di antaranya arwana, koi, betta fish, mickey mouse, ikan layang-layang, oscar, dan louhan.

PAMERAN NUSANTARA AQUATIC: Pengunjung mengamati ikan hias yang dipamerkan dalam ajang Pameran Nusantara Aquatic (NUSATIC) 2018 di ICE Serpong, Jumat (30/11/2018). Selain menghadirkan ribuan ikan hias se Indonesia pameran ini juga dijadikan ajang kontes ikan hias terbaik yang bersetandart Internasional, pameran ikan hias terbesar ini akan berlangsug hingga Minggu (2/12).

Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Rifky Effendi Hardijanto, mengungkapkan, melalui perlombaan dan kontes ini masyarakat dapat mengetahui bahwa  bisnis ikan hias nilainya mencapai USD 300 juta dengan market mencapai 110 persen.

“Kita ingin lebih besar lagi sebagai penghasil ikan hias terbesar di dunia. Yakni dengan memanfaatkan teknologi multimedia, media sosial dan telekomunikasi agar pembudidayaan memiliki akses lebih terhadap market. Selain itu, kita juga masih membutuhkan kegiatan pameran-pameran seperti ini,” ujarnya.

Rifky juga  meminta kepada balai besar untuk manfaatkan fasilitas pihaknya di daerah Cibinong untuk melakukan kegiatan ikan hias setiap hari. Dengan begitu, pertumbuhan Indonesia lebih bisa cepat diketahui sebagai penghasil ikan hias terbesar di dunia.

“Sedangkan ikan hias unggulan Indonesia yakni Koi dengan totalan bisnis sekitar Rp 1,4 triliun. Arwana Rp 750 juta dan satu ekor cupang Rp 2,5 juta. Artinya, budidaya ranking satu dalam nilai budidaya ikan,” paparnya.

Sementara Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Kemaritiman, Agung Kuswandono membeberkan, dengan jenis yang melimpah yaitu sekitar 400 spesies ikan hias air tawar dan 650 ikan spesies ikan air laut. Sebenarnya potensi perekonomian ikan hias di Indonesia adalah sangat besar, tetapi manajemen atau pengelolaannya perlu dibenahi.

“Untuk urusan ikan hias, Indonesia adalah the best in the world. Saat ini kawasan ikan hias untuk Asia Tenggara lebih dikenal berada di Singapura. Dengan potensi Indonesia, maka bukan hal mustahil untuk mendapatkan predikat eksportir terbesar dunia,” bebernya.

Nilai ekspor ikan hias Indonesia ke dunia pada 2016 mencapai US $ 24,64 juta. Sedangkan ekspor ikan hias Singapura pada periode yang sama adalah US$42,97. Selisih kedua negara masih jauh, namun ia yakin bahwa Indonesia dapat terus mengembangkan potensinya. Apalagi, kini semakin banyak orang asing yang dinilai menggemari ikan hias dari kawasan perairan tropis.

“Kita ingin menjadi eksportir ikan hias terbesar di dunia dan salah satu cara untuk mengembangkan ikan hias di dalam negeri adalah dengan menunjuk salah satu ikan sebagai maskot ikan hias nasional,” pungkasnya.

Dalam ajang bertema 3rd Indonesia Ornamental Fish & Aquatic Plant Show Nusatic 2018 kali ini, menampilkan kontes ikan hias berkualitas super dengan standar internasional. Tampak ikan-ikan hias berukuran besar dipamerkan dalam akuarium-akuarium yang berjejer. Sedangkan para pengunjung bisa melihat dari dekat akuarium yang disuguhkan para peserta perlombaan dan kontes.

Even yang menyedot perhatian para penghobi ikan hias pada setiap harinya dibuka dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

Ketua Panitia Pelaksana Nusatic 2018, Sugiharto menyebutkan, kuantitas penyelenggaran Nusatic 2018 adalah yang terbesar. Alasannya, merupakan gabungan dari aqua contest, dengan jumlah 3000 ekor yang terbesar.

“Biasanya hanya 1500-2000 ekor saja. Saat ini kita gabungkan dari 10 komunitas, dengan aquascape sejumlah 200 tank dalam 1 event dengan berbagai size. Ikan Cupang tahun lalu 600 ekor, sekarang 2000 ekor, arwana sudah full booked untuk yang ikut kontes. Peserta atau pengunjung ditargetkan 30 ribu orang dari 15 ribu orang tahun lalu,” ujarnya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!