Masterplane Sedang Dibuat, Pemkot Operasikan Aplikasi Pengaduan dan CCTV


Smart City Terwujud 2021

Diterbitkan  Senin, 03 / 12 / 2018 22:40 - Berita Ini Sudah :  926 Dilihat

SERPONG- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan pada 2021 menjadi Kota Smart City. Saat ini berbagai upaya menuju Kota Pintar tersebut dilakukan, termasuk sosialisasi hambatan dan tantangan program smart city di Tandon Ciater, Serpong, Kota Tangsel, Senin (3/12).

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, mengungkapkan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang telah menjadikan Tangsel sebagai 100 Kota Smart City yang dibimbing langsung oleh Kementerian.

“Tentu kita akan melihat dan memotret ada dimana posisi smart city Tangsel, sehingga harapan kita dengan sosialisasi ini akan menjadi acuan dan blueprint targetnya seperti apa, dan targetnya seperti apa setiap tahunnya, kami ingin dapat masukannya dari bapak ibu dalam rangka konsisten mewujudkan program smart city,” ungkapnya.

Pada 2011 mulai mencuat trens smart city. Namun bagi Airin awal menjabat sebagai walikota menunda untuk pengadaan CCTV. “Bagi saya dulu yang harus diutamakan pembangunan, pendidikan dan kesehatan, infrastruktur, sehingga saya baru mulai proses di periode kedua saya sebagai walikota, untuk pengadaan CCTV dan lainnya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bagaimana pemerintah hadir dan ada di tengah-tengah masyarakat, bisa dengan teknologi maupun tidak dengan teknologi, tapi yang pasti harus dilakukan dengan inovasi. “Inovasi menjadi sesuatu yang harus dilakukan,” katanya.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, Pemkot sedang membuat masterplan smart city dan ditargetkan di 2021. “Kalau terkait dengan visi, misi, dan target 2021, makanya sejak periode pertama dan dilanjutkan periode kedua semakin gencar mewujudkan smart city,” ujarnya.

Bang Ben, sapaan Benyamin Davnie, mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut pihaknya telah membangun aplikasi di hampir setiap dinas yang terintegrasi dan memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Salah satunya aplikasi pengaduan masyarakat bernama Sistem Aplikasi Pelaporan dan Penugasan (SIARAN). Dalam sebulan ada lebih dari 100 pengaduan yang dilaporkan masyarakat. Paling banyak terkait fasilitas penerangan jalan umum, kemacetan, dan sampah.

Setelah laporan masuk, dinas terkait segera menindaklanjuti. Akan ada tanda merah jika dinas terkait tak juga menanggapi laporan tersebut. Pemkot juga memasang 100 kamera CCTV di tempat-tempat strategis dan rawan kejahatan. Bahkan akan menambah jumlah CCTV agar bisa terpasang dan mengawasi keamanan di tiap persimpangan, maupun fasilitas umum. Pemkot Tangsel juga akan memperbanyak jaringan internet atau WiFi di ruang publik seperti taman kota, puskesmas, dan sekolah.

Salah satu kendala penerapan smart city yaitu membiasakan warga dan aparat menggunakan teknologi informasi yang sudah dibuat. “Kendalanya kulturnya. Kalau teknologi bisa kami kejar, anggaran bisa diciptakan, tapi budaya kerja itu, kultur kita menggunakan teknologi informasi sebagai basis dari smart city itu yang harus segera dilakukan perubahan,” ungkapnya.

Konsep smart city atau Kota Pintar semakin diminati di berbagai belahan dunia. Beberapa kota sudah menerapkan penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaannya. Namun menurut Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Bernardus Djonoputro, konsep Kota Pintar tidak melulu tentang penggunaan teknologi informasi. Dalam dunia perencanaan, smart city merupakan keseluruhan sendi kehidupan perkotaan yang efektif, efisien dan sesuai dengan daya dukung kotanya.

Konsep smart city  seharusnya lebih ditekankan pada perencanaan dan visi pengembangan kota. Perencanaan dan pengembangan tersebut melingkupi smart growth atau bagaimana sebuah kota menangani pertumbuhan penduduknya. Ada smart services atau berbagai layanan manajemen perkotaan yang efisien dan efektif, murah, serta on-demand. Selain itu, smart city juga harus memiliki kebijakan serta arah pengembangan politik kota yang benar.  (irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!