DKM Tangsel Dorong Gusur Tempat Maksiyat

Diterbitkan  Minggu, 16 / 12 / 2018 22:17 - Berita Ini Sudah :  984 Dilihat

PAMULANG-Forum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Sarasehan Mencari Cara Membersihkan Wilayah dari Tempat Maksiyat. kali ini sarasehan dilaksanakan di rumah H Yoyok, Villa Dago Pamulang, Minggu (16/12).

Asda 1 Pemkot Tangsel Rahmat Salam menekankan pentingnya menjaga menjaga relijiusitas serta berperan menggusur tempat kemaksiatan. “Kita tidak boleh mengandalkan pihak lain untuk menjaga relijiusitas. Instruksi Walikota ke jajaran aparat (yaitu) turun, periksa, laporkan,”.katanya.

Lanjutnya, Kecamatan Setu di antara tiga kecamatan adalah yang paling berat terkait adanya tempat kemaksiatan. Disebutkannya, PSK dirazia, namun tidak menunggu lama kambuh lagi.

Ketua Forum DKM Tangsel, Arif Wahyudi melalui keterangan tertulisnya menyampaikan, sarasehan kali ini mengemuka kegamangan Satpol PP yang merasa belum punya payung hukum. Juga mengemuka data tempat yang diduga menjadi tempat maksiyat, serta rencana operasi penggerebekan yang selalu bocor.

“Kegamangan ini dinyatakan tidak pada tempatnya mengingat Tangsel sudah mempunyai Perda Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat tahun 2012. Bila Perda tersebut dianggap kurang efektif, maka revisi perbaikan menjadi keharusan. Namun, Perda yang ada harus dimaksimalkan kemanfaatannya sambil menunggu Perda revisinya,” katanya.

Sementara rekomendasi sarasehan yaitu Walikota agar memaksimalkan daya guna Perda Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat yang sudah ada. Selain itu, apabila Perda tersebut dianggap belum mencukupi, maka direkomendasikan kepada Walikota dan DPRD untuk segera melakukan revisi perbaikan.

“Masyarakat diminta untuk turun tangan memperingatkan praktik tempat maksiyat tanpa kekerasan dan anarkhis. Ini adalah dakwah nyata terhadap maksiyat (kemunkaran),” katanya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!