Safari Pembangunan Pemkot Giliran Digelar di Serpong Utara

Diterbitkan  Rabu, 19 / 12 / 2018 22:37 - Berita Ini Sudah :  473 Dilihat

SERPONG UITARA– Memasuki akhir tahun, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Safari Pembangunan 2018 di seluruh kecamatan. Kemarin, giliran digelar di Kecamatan Serpong Utara.

Safari pembangunan tersebut dipimpin langsung Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany didampingi Camat Serpong Utara, Bani Khosyatullah.

Disebutkan Bani Khosyatullah, kegiatan tersebut bertujuan untuk menginformasikan program yang sudah, sedang dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangsel, khususnya di Kecamatan Serpong Utara.

“Dalam Safari Pembangunan ini disampaikan tentang progress pembangunan, juga tanya jawab antara masyarakat Serpong Utara dengan OPD terkait,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu, Bani Khosyatullah juga memperkenalkan lurah yang baru menjabat kepada warga yang hadir. Diharapkan para lurah dapat lebih sinergi lagi dengan warganya. “Mudah-mudahan para lurah bisa bekerja dengan maksimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya,” ungkapnya.

Dia berharap, Safari Pembangunan dapat dijadikan kesempatan sebagai sharing informasi terkait pembangunan yang telah dilaksanakan. Maupun menjadi harapan warga yang perlu dilakukan, sepertiĀ  pembangunan baik fisik maupun non fisik di Kecamatan Serpong Utara.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, Safari Pembangunan dalam rangka refleksi akhir tahun untuk mengetahui apa saja yang sedang sudah dan akan dilakukan.

“Beberapa program telah dilakukan, namun belum semua tersampaikan. Saya minta agar semua disampaikan oleh para lurah dengan turun ke lapangan untuk sosialisasi apa saja program yang sudah sedang dan akan dilakukan,” ungkapnya.

Pada tahun 2019, sambung Airin, sebanyak 54 Kelurahan di wilayahnya akan mendapatkan anggaran dana kelurahan yang berasal dari pemerintah pusat melalui APBN.

“Dana kelurahan ada dan kita mendapatkan per kelurahan kurang lebih 300 juta. Dana kelurahan akan dipertanggung jawabkan masing-masing Lurah sebagai pimpinan administrasi di wilayah. Kuasa pengguna anggaran adalah para Lurah. Uangnya dikasih ke Lurah sesuai juklak juknisnya,” ujarnya.

Ia pun meminta agar para Lurah nanti bisa benar-benar memperuntukkan dana Kelurahan bagi kebutuhan masyarakat, apalagi dana tersebut merupakan usulannya sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang disampaikan langsung pada Presiden RI Joko Widodo.

“Usulan kami saat penyampaian ke Presiden agar F2 Kelurahan bisa diakomodir. Saya berpesan agar nanti saat ada pelatihan dari Kemendagri agar para Lurah bisa memahaminya betul. Jangan sampai menjadi masalah di kemudian hari,” pungkasnya. (dra)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!