KPU Kukuhkan 55 Relawan Demokrasi

Diterbitkan  Rabu, 23 / 01 / 2019 22:05 - Berita Ini Sudah :  388 Dilihat


SERPONG-Sebanyak 55 Relawan Demokrasi resmi dikukuhkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel. Seluruh relawan tersebut dipilih setelah melewati proses seleksi cukup ketat.
Pengukuhan berlangsung kemarin, di salah satu restoran kawasan BSD, Serpong. Sekaligus mengingatkan dan menegaskan kembali kepada seluruh relawan yang terpilih terhadap proses kerja ke depannya.
Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro mengatakan relawan demokrasi akan bekerja selama tiga bulan ke depan dan diperuntukkan membantu mensukseskan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019.
“Utamanya nanti membantu kita untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Tangsel. Nanti mereka akan bergerak langsung ke lapangan untuk mensosialisasikan dan mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.
Lanjutnya, kunci menjadi relawan demokrasi adalah kemampuan berkomunikasi. Pasalnya setiap relawan nantinya masing-masing akan ditugaskan bertemu langsung dengan masyarakat yang menjadi sasaran kelompok.
“Ada 10 kelompok sasaran masyarakat, yaitu kelompok pemilih pemula, pemilih muda, basis keluarga, pemilih perempuan, pemilih penyandang disabilitas, pemilih berkebutuhan khusus dan basis pemilih marginal, basis pemilih keagamaan,basis pemilih komunitas dan basis warga internet (Netizen),” paparnya.
Sementara itu Anggota KPU Kota Tangsel lainnya Ade Wahyu Hidayat, mengatakan, untuk relawan ini dibagi menjadi beberapa basis komunitas. Yaitu mulai dari basis pemilih pemula, basis pemilih perempuan, basis difabel, basis media sosial, basis organsiasi keagamaan, dan juga beberapa basis lainnya.
“Kita bagi beberapa basis nantinya, agar sosisliasi yang disampaikan lebih menyentuh seluruh aspek dan komunitas masyarakat yang ada di Kota Tangsel. Misalnya seperti basis difabel, nanti teman-teman difabel yang menjadi Relawan Demokrasi. Mereka akan fokus mensosialisasikan Pemilu di basis lingkungan mereka,” ungkapnya.
Salah satu relawan demokrasi yang terpilih ialah, Qutrotunnada, perempuan berusia 20 tahun dan berparas cantik ini dipilih sebagai relawan demokrasi untuk kelompok basis warga Internet (Netizen).
Perempuan yang akrab disapa Nad ini mengaku termotivasi untuk menjadi relawan demokrasi dengan memanfaatkan banyaknya jumlah follower di media sosial yang dimiliki untuk membantu program KPU.
“Kita belajar juga untuk melatih diri sendiri bagaimana memanfaatkan media sosial yang saya miliki ini untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. Intinya jangan sampai Golput,” ujarnya.
Perempuan yang masih berstatus sebagai mahasiswa ini, bersama tiga rekannya yakni Ade Ayu Sari dan Laviola Yulinda akan bekerja membantu mensosialisasikan setiap kerja kelompok relawan demokrasi lainnya dalam menjalankan tugasnya.
“Rencana kerja kita itu ngikutin ke semua ranah, ngikutin kelompok basis yang ada kalu kunjungan dan kita bikin dokumentasinya dan bikin vlog gitu lalu disosialisasikan di akun kita dan KPU Tangsel,” pungkasnya. (dra).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!