Tiang Listrik Masih Berdiri di Perempatan Viktor

Diterbitkan  Senin, 28 / 01 / 2019 21:36 - Berita Ini Sudah :  269 Dilihat

SERPONG- Perempatan Viktor, Buaran Serpong dan Bakti Jaya Setu, Kota Tangerang Selatan masih semrawut. Perempatan tersebut terbagi dua wilayah dengan lalu lintas cukup padat.

Kondisi semrawut terjadi sejak beberapa tahun kebelakang setelah ada pelebaran jalan pada bagian kanan dan kiri yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Sayangnya, pembangunan tak kunjung tuntas hingga kondisinya semerawut.

Setiap hari banyak “Pak Ogah” dan tukang ojek beraktivitas di tengah perempatan seiring padatnya arus lalu lintas baik yang dari arah dari Rawabubtu ke Parung Kabupaten Bogor maupun sebaliknya, atau dari Pamulang ke arah Puspiptek.

Kurang lebih ada sepuluh tiang, baik tiang listrik PLN dan telkom, semakin menambah pemandangan semerawut. Bukan hanya berdiri di tengah jalan, kabel-kabel khusunya kabel Telkom cukup ruwet dan menjuntai di ruas jalan.

“Kami sudah terbiasa kondisi seperti ini. Terpenting pengendara sudah mengetahui jalan dan hati-hati saat melintas,” kata salah seorang warga, Ruli Apendi.

Sepenuhnya, pembenahan warga menyerahkan kepada pemerintah daerah yang memiliki kewenangan soal jalan. yang pasti warga ingin rapi jalanan tidak ada berdiri tiang listrik dan tiang telpon karena mengganggu.

“Jalanan sudah lebar cuma sayang masih ada tiang-tiang listrik di badan jalan, sehingga kurang oke sebab yang dilebarkan tidak dimanfaatkan pengendara, masih berdiri tiang,” sahutnya lagi.

Kondisi ini juga pernah disinggung oleh Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy beberapa waktu lalu ketika sidang istimewa HUT ke-10 Kota Tangsel di Gedung DPRD Setu Tangsel. Dirinya bercerita kaget, di wilayah Banten ada pembangunan jalan, namun tiang listriknya masih berdiri di tengah jalan.

“Makanya saya kaget ketika tahu ada tiang listrik di tengah jalan. Kenapa bisa? Makanya sempat saya tanyakan ke dinas terkait kenapa bisa demikian,” tutur Andika.

Ia pun mengaku memberikan masukan supaya persoalan demikian dapat diselesaikan, paling tidak tiang-tiang listrik dipindahkan terlebih dahulu sebelum ada pengerjaan atau pelebaran jalan. Keberadaan tiang-tiang itu sangat menganggu pengendara.

“Tentu kami beri masukan supaya saat hendak melakukan pembangunan agar tiang listrik sebaiknya dipindahkan terlebih dahulu, cukup membahayakan pengendara,” imbuhnya lagi. (din)

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!