Airin Ajak Majelis Taklim Perangi Hoax

Diterbitkan  Minggu, 10 / 02 / 2019 23:07 - Berita Ini Sudah :  106 Dilihat

SERPONG- Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengajak ibu-ibu Halaqoh Majelis Taklim untuk tidak terpancing hoax. Bererdarnya informasi bohong sudah meresahkan. Tumbuh subur dan menyebar ke banyak kalangan.

Oleh karanenya, Airin dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhamad  dan Halaqoh Kebangsaan di Intermak, Serpong, Sabtu (9/2), kaum ibu satukan barisan memerangi hoaks tersebut.

Di samping beredarnya hoaks, Magister hukum Universitas Padjajaran itu juga sedih masih ada pihak yang menggunakan agama untuk melakukan perundungan terhadap orang lain. “Saatnya ibu-ibu majelis taklim memerangi hoax, karena kita ini saudara. Bahkan Rosul mencontohkan politik yang baik. Jangan sampai pengajian bubar, karena beda pilihan. Jangan sampai itu terjadi lagi, terlepas dari apapun, majelis taklim tempat kita berkumpul, mendapatkan pelajaran untuk meningkatkan ilmu keagamaan,” tegas Airin yang menggunakan kerudung kuning.

Ibunda Ghifari Al Chusaeri Wardana dan Ghefira Marhamah Wardana ini mengajak agar ibu-ibu majelis taklim berkomunikasi yang baik kendati berbeda pilihan. “Kita sadar betul sekarang lagi ajang demokrasi, apalagi pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) bersamaan, bapak ibu pasti pusing mendapatkan 5 surat suara untuk menentukan, KPPS akan menghitung sampai malam hari, ini kita harus lalui, sehingga jangan terpancing oleh hoax,” ungkapnya.

Airin mencontohkan berita hoax yang dialami, salah satunya, saat pembagian sertipikat tanah oleh Presiden Jokowi di Pondok Cabe, Pamulang belum lama ini. Informasi yang ia dapat, pembagian sertipikat tanah sepi undangan. Padahal, kenyataannya pemerintah mengundang 40 ribu warga.

“Disini saya juga ingin mengklarifikasi, berita hoaks dan fitnah terjadi. Jadi pada intinya mereka menyebarkan hoaks atau isu persoalan bahwa pembagian sertipikat oleh Presiden di Pondok Cabe itu sepi. Padahal, saya saksi mata menyaksikan jumlah yang hadir itu diatas 23.000 orang,” ucapnya.

Putri Indonesia Pariwisata 2016 ini  mengungkapkan, birokrasi reformasi di BPN atau pertanahan terjadi sejak Presiden Jokowi. “Dulu mengurus surat tanah lama hingga tahunan, sekarang kita dimudahkan, bahkan Tangsel mendapatkan quota 40 ribu, dan di Tahun ini quota Tangsel 30 ribu, ayo sama-sama kita manfaatkan program ini untuk masyarakat Tangsel agar tanah yang dimiliki mempunyai alas haq yang kuat yakni sertifikat, “ungkapnya.

Direktur Relawan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq  yang hadir dalam kegiatan tersebut mengingatkan pentingnya majelis taklim sebagai penjaga batas nilai. Masyarakat dan generasi muda tidak mudah terprovokasi hoax.

“Kaum perempuan ‘Keren’ ini punya peran penting menjaga Indonesia dari turbulensi hoax yang melanda seluruh sendi hidup masyarakat,” ujarnya.

Maman menambahkan bahwa hoax bahkan menjungkir-balikkan akal sehat serta akal budi. Maman mengatakan, hoax memakan banyak korban, termasuk Presiden Jokowi yang dia nilai bekerja keras untuk rakyat, tetapi mendapat caci maki, fitnah dan penghinaan.

“Kita perkuat nilai keimanan, teguhkan komitmen kebangsaan dan terus berjuang untuk Indonesia maju yang berdaulat dan mandiri,” kata Ketua Lembaga Dakwah PBNU ini.

Peringatan maulid Nabi SAW hadir Ketua Halaqoh Majelis Taklim (HMT) Nuryati Mutado, Pembina HMT Ida Fauziah, dan Anggota DPR RI Siti Masrifah. (irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!