Gerakan Tangsel Tanpa Riba Dideklarasi

Diterbitkan  Minggu, 10 / 02 / 2019 23:07 - Berita Ini Sudah :  175 Dilihat

SERPONG UTARA– Sebuah gerakan ekonomi yang dinamakan Gerakan Tangsel Tanpa Riba (Getar) dideklasikan, Sabtu (10/2). Deklarasi digelar di salah satu hotel kawasan Serpong Utara.

Beberapa kelompok UKM Kota Tangsel hadir. Maxwin Organization, yang merupakan organisasi yang kini aktif dalam gerakan ekonomi tanpa riba di beberapa daerah, terlibat dalam deklarasi.

Getar diprakasai dan diketuai oleh Aris Hardy Halim ini, berdiri lantaran pertumbuhan UKM di Tangsel sebagiannya bermodal sistem pinjam dan berbunga. Alhasil, tak sedikit pelaku UKM kemudian terlilit hutang.

Ketua Getar Aris Hardy Halim mengatakan, deklarasi ini melibatkan pengusaha, pelaku usaha kecil dan menengah, koperasi, yayasan, komunitas serta perbankan.

visi Getar yakni mewujudkan ekonomi Kota Tangsel tanpa riba dan tanpa utang. Diyakini tanpa riba, maka ekonomi Kota Tangsel dapat bangkit dan masyarakatnya lebih sejahtera.

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Batam ini, agar gerakan tanpa riba tersebut bisa berjalan dengan sangat efektif maka sangat diperlukan sinergitas dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

“Untuk mewujudkan Kota Tangsel bebas riba dibutuhkan sinergitas dengan pemerintah daerah. Yakni, Pemkot Tangsel,” ujar Politisi PKS yang terdaftar sebagai Caleg DPRD Banten dari Dapil Tangsel ini.

“Kami ingin membangun ekonomi di Kota Tangsel tanpa riba. Untuk mewujudkan ini butuh dukungan dari Pemkot Tangsel,” imbuhnya.

Aris juga berharap Pemkot Tangsel mau mendukung gerakan kota bebas riba. Sebab, tanpa kebijakan pemerintah, maka masyarakat tidak akan bisa mewujudkan Kota Tangsel sebagai kota bebas riba.

Senior Associate Maxwin Organiszation, Wanto, mengatakan, Maxwin dalam hal ini ikut membantu dengan memberikan bantuan modal kepada para UKM yang ada di Kota Tangsel dan modal itu juga tanpa riba.

Menurut Wanto, nantinya pengusaha UKM yang ingin mendapatkan modal, cukup berbagi hasil dengan Maxwin, sehingga dalam menjalankan usaha tidak memiliki hutang sama sekali atas modal yang didapatkan itu.

Maxwin Organization juga bersedia menjadi konsultan terhadap Pemkot Tangsel dalam mendirikan ekonomi tanpa riba.

“Di salah satu kabupaten di Aceh, kami sudah menjalin kerjasama. Mereka antusias menyambut program ini, semoga saja nanti di Tangsel kita bisa bekerjasam dengan pemerintah daerah,” pungkasnya yang duduk berdampingan Aris dan tampak mengenakan jas. (dra)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!