DJP Banten Gelar Gathering dengan Wajib Pajak se-Tangsel

Diterbitkan  Selasa, 12 / 02 / 2019 22:01 - Berita Ini Sudah :  89 Dilihat

GATHERING. Kanwil DJP Banten menggelar gathering dengan wajib pajak yang dihadiri Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Selasa (12/2).

BINTARO-Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten melalui Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Pondok Aren dan KPP Serpong serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar gathering dengan wajib pajak se-Tangsel, bertempat di Kampus Stand, Bintaro, Tangsel, Selasa (12/2).

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti, mengungkapkan, gathering ini untuk melakukan pendekatan secara persuasif dengan para pengambil keputusan pada kegiatan usaha wajib pajak, serta menciptakan hubungan baik antara tax official dengan tax payer. “Kegiatan ini sangat bagus untuk wajib pajak, petugas pajak dan konsultan pajak agar lebih dekat dan bersinergi.”ungkapnya.

Dia mengatakan, gathering ini dihadiri oleh wajib pajak (WP) pusat maupun daerah. Acara ini dibuat dalam rangka mensukseskan Tahun Pembinaan Wajib Pajak (TPWP), menggugah kepedulian dan kepatuhan WP serta mensosialisasikan pajak bagi WP Pajak Pusat dan Pajak Daerah.

Dalam pajak ini, ada namanya bagi hasil. Anggaran pemerintah pusat untuk pemerintah daerah sangatlah besar, jadi di 2019 dari total anggaran Rp 2400 triliun yang diberikan ke daerah sekisar Rp 826 triliun, salah satunya untuk Kota Tangsel. “Anggaran ini harusnya menjadi cambuk bagi Kota Tangsel,”singkatnya.

Tangsel pertumbuhan ekonomi sangat maju, dan daerahnya sudah maju untuk fiskalnya lebih sedikit dibandingkan daerah lain yang belum maju. “Kalau daerah maju, fiskalnya hanya 1 persen, kalau belum maju bisa dikisaran 5 persen,”contohnya.

Betapa pentingnya kontribusi bapak ibu baik nasional maupun kota Tangsel terkait pajak ini. “Paling penting antara Pusat dan daerah harus ada kerjasama yang baik, kunci semuanya adalah data, jika data digunakan dengan baik, informasi yang dibutuhkan akan tercapai, misalnya ada wajib pajak yang mempunyai rumah di Tangsel, jika data ini masuk dan tercatat maka orang ini untuk laporan pajak PPH 21 akan meningkat, dan akan ada pajak bagi hasil disini,” ungkapnya.

Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, menjelaskan, ini merupakan kolaborasi yang baik antara pemkot tangsel dengan KPP Pondok Aren dan Serpong.

“Kita akan terus kordinasi dan kerjasama, bagaimana potensi pajak dan retribusi akan kita lakukan dalam rangka kemandirian daerah. Saya tahu percis saat jadi Walikota, saya tidak tahu persoalan fiskal dan lainnya, staf saya bilang semakin banyak PAD, bantuannya sedikit, Namun terima kasih ada dana intensif daerah, ada perhatian pemerintah dengan prestasi yang diraih, dengan kita berprestasi pemerintah pusat memberikan hadiahnya berupa uang yang besar kepada kami pemerintah daerah,”ungkapnya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!