Angka Kemiskinan di Tangsel Menurun

Diterbitkan  Minggu, 10 / 03 / 2019 22:42 - Berita Ini Sudah :  220 Dilihat


MUSRENBANG. Forum musrenbang Opd Dinsos bertempat di Puspiptek,Setu, Kemarin.

SETU-Angka kemiskinan di Kota Tangsel setiap tahunnya menurun. Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang tepat waktu dan sasaran menjadi faktor menurunnya angka kemiskinan. Hal tersebut terungkap saat kegiatan Forum OPD Dinsos Tangsel, Kemarin.

Kepala Dinas Sosial Wahyunoto Lukman mengatakan angka kemiskinan di 2017 sebesar 1,69 %. Sedangkan, di 2018 sebesar 1,62 %. “Tren angka kemiskinan di Kota Tangsel menurun,” katanya.

Saat ini sebanyak 35.545 Kepala Keluarga terdata sebagai warga miskin. Kemudian, yang sudah menerima program keluarga harapan (PKH) sebanyak 15.009 KK. Tujuan utama dari PKH adalah untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia terutama pada kelompok masyarakat miskin.Bidang pendidikan program tersebut, menyasar anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan bidang kesehatan program PKH menyasar anak balita, ibu hamil, ibu nifas.

“Program PKH adalah salah satu program Kementrian Sosial, yang sasarannya masyarakat miskin, yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan,” terangnya.

Di tambahkan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, Pemkot Tangsel terus berupaya menurunkan angka kemiskinan. Ia pun meminta agar data penerima dana PKH terus diperbaiki. Sehingga tepat sasaran oleh penerima PKH.

“Untuk menyelesaikan permasalahan sosial harus didukung dan dibantu masyarakat dan stakeholder,” tegasnya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!