LAI Tak Punya Surat Kuasa Gugat Pemkab Soal Portal di Pakuhaji

Diterbitkan  Rabu, 13 / 03 / 2019 21:05 - Berita Ini Sudah :  1381 Dilihat

TANGERANG-Gugatan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) terhadap Pemkab Tangerang terkait portal Jalan Sungai Turi, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, tak penuhi legal standing. Hal ini terungkap saat persidangan digelar Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, kemarin.

Saat sidang dibuka Majlis Hakim Nelson Sianturi langsung menanyakan ikhwal Surat Kuasa terhadap penggugat dan tergugat. Setelah mengecek berkas penggugat, Nelson bertanya atas kelengkapan berkas gugatan yaitu Surat Kuasa resmi yang telah dilaporkan ke PN Tangerang.

Menurutnya, dalam berkas yang disiapkan penggugat masih belum memenuhi syarat kelengkapan Administrasi. “Surat kuasa harus dilegalisir di Pengadilan. Ini kan tidak ada, aslinya mana? Dalam gugatan juga saudara tidak bertanda tangan,” kata Nelson kepada Surya selaku pengurus LAI Kabupaten Tangerang.

Dalam keterangannya Surya sempat maju untuk menunjukan ihwal yang ditanyakan Majelis Hakim. Namun begitu dalam hal ini Majelis Hakim menganggap surat tersebut belum sesuai dengan persyaratan yang ada.

“Surat kuasa aslinya bagaimana? Mau diapakan itu. Kalau tidak mengerti perkara tolong ditanyakan,” ucap Nelson.

Atas kekurangan ini Majelis Hakim meminta pihak penggugat untuk mendaftarkan terlebih dahulu kelengkapan administrasi ke pihak terkait. Selanjutnya Nelson meminta pihak tergugat dalam hal ini Pemkab Tangerang untuk maju dan menunjukan kelengkapan administrasi. “Bapak ada kuasanya?” tanya Majelis Hakim kepada perwakilan Pemkab.

“Benar pak. Saya dari Bidang Hukum Pemkab Tangerang,” jelas perwakilan Pemkab sembari menunjukan berkas dan tanda pengenal.

Setelah melihat kelengkapan pihak tergugat, namun pihak penggugat belum memenuhi syarat administrasi maka sidang gugatan ini kembali ditunda pekan depan.

“Karena administrasi belum lengkap, maka sidang tidak bisa dilanjutkan. Sidang akan kami tunda satu minggu pada Rabu (20/3). Sidang dinyatakan ditunda,” jelas Nelson sambil menutup sidang.

Sementara, Biro Hukum Kabupaten Tangerang Rizal mengaku siap atas gugatan yang dilayangkan LAI. Dia menegaskan, pihaknya akan kembali hadir dalam sidang lanjutan.

“Ia kami siap. Kami sudah lengkapi semua berkas yang diperlukan,” ucapnya usai menghadiri sidang di halaman PN Tangerang.

Namun begitu Rizal mengaku heran atas gugatan yang dilayangkan pihak penggugat. Pasalnya, dalam hal ini menurut dia, pihak Pemkab Tangerang bukan hanya Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air.

“Kami cuma sedikit heran, harusnya bukan hanya Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air saja. Ada apa ini?Tetapi kami akan tetap ikuti karena memang ini proses hukum yang ada,” pungkasnya.(ars)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!