Disdukcapil Tangsel Kirim 4 Petugas Bantu Kabupaten Lebak Cetak KTP –El

Diterbitkan  Kamis, 04 / 04 / 2019 22:12 - Berita Ini Sudah :  7137 Dilihat

GOTONG ROYONG. Disdukcapil Tangsel mengirimkan empat petugas untuk membantu Kabupaten Lebak dalam pencetakan KTP-EL.

SERPONG-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengirim empat orang petugas untuk membantu Lebak dalam pencetakan KTP-EL.

Kepala Disdukcapil Tangsel, Dedi Budiawan, menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka gotong royong pencetakan PRR oleh Disdukcapil Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten di Kabupaten Lebak. “Kita gotong royong untuk mencetak sebanyak 5000 KTP-EL,”ungkapnya.

Mantan Kesbangpolinmas ini menjelaskan, setiap Kabupaten/Kota se Banten mengirimkan petugas untuk membantu Kabupaten Lebak. “Alhamdulillah Tangsel sudah tidak ada utang cetak, saatnya kita membantu Kabupaten/Kota yang membutuhkan di Banten,”jelasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Ditjen Dukcapil dengan segala inovasinya melakukan upaya jemput bola perekaman KTP-el di seluruh Provinsi di Indonesia.

“Kita hadir dalam acara yang benar-benar penting bahwasannya kita harus menuntaskan upaya perekaman data penduduk. Ini upaya konkrit kita mendukung pelaksanaan Pemilu Serentak pada 17 April 2019. Oleh karena itu, kami sampaikan apresiasi kepada jajaran Ditjen Dukcapil dengan inovasi gotong-royong jemput bola di setiap provinsi di Indonesia dalam rangka upaya percepatan dan ini merupakan inovasi integrasi pelayanan,” ujar Hadi.

Lebih lanjut, ia juga sampaikan bahwa apa yang sudah dilakukan selama ini telah membuahkan hasil sehingga dari target perekaman mencapai 97.21persen sehingga penduduk yang belum merekam ini kurang lebih 5,38 juta dan hal itu banyak yang belum merekam di 5 provinsi, khususnya di Indonesia Timur antara lain di Provinsi Sulawesi Barat 57.87persen, Maluku 79.95 persen, Maluku Utara 79.42 persen, Papua Barat 64.18 persen dan Papua 75.98 persen.

“Ini bentuk upaya dan antisipasi dan harus segera diselesaikan. Untuk melakukan perekaman tidak hanya pada penduduk setempat, tetapi juga pada penduduk sekitar yang belum merekam. Selagi masih ada NKRI masih ada penduduk jajaran Dukcapil Pusat dan daerah tidak akan berhenti dan kami ucapkan terimakasih kepada Ditjen Dukcapil yang telah meningkatkan kerjasamanya, baik di level Pemerintah Pusat, pemerintah daerah maupun swasta. Ini adalah prestasi yang sangat membagakan,” tegas Hadi.

Perekaman jemput bola perekaman KTP-el merupakan upaya-upaya pelayanan inovasi terintegrasi dan juga berkaitan dengan pelayanan keliling yang meliputi pelayanan di rumah sakit dan Lapas, pelayanan bagi penduduk yang berumur 17 tahun pada 17 April 2019.(irm)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!