Kecelakaan Maut di Tol Serpong-Pondok Aren


4 Mobil Ringsek, Satu Orang Tewas

Diterbitkan  Jumat, 12 / 04 / 2019 22:42 - Berita Ini Sudah :  171 Dilihat

 

SERPONG- Tragis! Sebanyak 4 mobil ringsek dan hancur. Satu orang meninggal dunia. Innalillahi wa innailaihi rajiun. Itu terjadi dalam kecelakaan beruntun di tol Jakarta-Serpong KM 9 (500). Di ruas BSD arah Pondok Aren, Jumat (12/4). Tepatnya pada pukul 11.45 WIB.

Ditengarai kecelakaan maut diakibatkan kurangnya konsentrasi salah satu pengemudi mobil terlibat kecalakaan.

Pada saat pantauan Tangsel Pos di lokasi, terlihat petugas Jasa Marga dan tim Saatuan Laulintas Polres Tangsel, tengah disibukan melakukan evakuasi. Dua mobil petugas dan satu motor BM menyekat tempat kejadian perkara. Evakuasi dilakukan. Di antaranya korban yang terjepit di dalam mobil. Satu pengemudi yang disebut masih duduk di bangku kelas 3 SMA tampak wajahnya berlumuran darah.

Alat berat juga dikerahkan petugas. Untuk mengangkat mobil-mobil yang sudah dalam kondisi hancur parah. Sudah tidak bisa lagi dikendarai secara normal.

Petugas PJR selesai mengevakuasi seluruh kendaraan pada sore harinya. Kendaraan terakhir yang dievakuasi ada mobil Ertiga. Diangkut sekira pukul 16.15 WIB. Ertiga abu-abu itu rusak parah dan harus diangkut dengan mobil derek. “Paling parah rusaknya mobil ini,” tutur anggota PJR yang sedang mengevakuasi.

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Lalu Hedwin menjelaskan, penyebab kejadian itu disebabkan oleh satu mobil Mitshubisi Outlander B 378 BEL. Dikendarai oleh pengemudi dengan inisial SB. Kecepatan tinggi dari arah Jakarta-Serpong.

“Berawal dari kendaraan Outlander dari arah Jakarta menuju ke Serpong kemudian menabrak pembatas jalan di kilometer 9 500 tol Serpong BSD, lalu pada saat tabrakan tersebut dia keluar jalur menuju arah berlawanan dan menabrak beberapa mobil dari arah Serpong-Jakarta (Serpong-Pondok Aren),” ujarnya di lokasi.

Pada saat menabrak pembatas jalan itu, mobil Oulander terpental. Ke jalur seberang. Sehingga, tiga kendaraan dari arah berlawanan pun tertabarak oleh mobil tersebut.

Mobil pertama yang ditabrak yaitu Ertiga berplat nomor B 2029 BKW. Satu sopir bernama Lia meninggal di tempat.

Sedangkan dua mobil lainnya yaitu Innova B 1014 WOU atas nama Tuhei, dan Toyota Rush B1546 WFX atas nama Hadi Dzikru Rohman. Kedua pengendara ini tengah dalam perawatan serius di RS Primier Bintaro. Begitu juga dengan pengendara Outlander yang berinisial BS tersebut masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.

AKP Lalu Hedwin mengungkapkan, saat ini pun kepolisian tengah melakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. Kasus kecelakaan tersebut untuk dituntaskan.

Utamanya, mencari tahu penyebab pengemudi Outlander ini bisa hilang kendali. Hal itu  menyebabkan kecelakaan berat di ruas jalan tol.

“Sekarang seluruhnya tengah dalam perawatan intensif. Jadi kita belum tahu persisnya apa yang menjadi penyebab utama kecelakan tersebut. Masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Komandan Paskibraka di Istana Negara pada tahun 2016 ini.

Lalu juga mengimbau kepada pengendara lainnya agar tetap menjaga konsentrasi di jalan tol. Jika mengantuk, lebih baik beristirahat di area telah disediakan. “Jangan paksakan diri kaau sudah lelah yang bisa menyebabkan hilangnya konsentrasi. Harus tetap fokus berkendara,” katanya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!