Makam Tanpa Diketahui Ahli Waris Juga Dibongkar

Diterbitkan  Jumat, 12 / 04 / 2019 22:42 - Berita Ini Sudah :  1270 Dilihat

PAMULANG – Ada tiga titik area pemakaman terkena dampak proyek tol Serpong-Cinere (Sercin). Ketiganya di Kelurahan Bambu Apus, Kelurahan Pamulang Barat, dan di Ciputat. Namun dalam pemindahan makam yang dilakukan pengelola makam di Bambu Apus, pihak keluarga diberitahukan. Makam akan dibongkar secara mendadak.

“Ini kacau namanya, enggak ada pemberitahuan dulu sama pihak keluarga. Seharusnya H-1 pembongkaran itu sudah diberitahu. Kalau keluarganya pada kerja semua gimana,” ungkap warga Bambu Apus, Nadia yang makam adiknya terkena dampak pembongkaran proyek tol Sercin.

Nadia baru diberitahu pada pukul 16.00 WIB, oleh pihak RW 07. Ia merasa sangat kecewa. “Saya cuman mikir lagi, kalau keluarganya lagi pada kerja semua. Terus makamnya mau dipindahin kaya gimana, perasaan keluarganya. Kok jadi ngasal,” ketuanya.

Adik kandung, Laki-laki atas nama Muhammad Arif Rahman yang meninggal 16 tahun silam, membuat Nadia cukup sedih. Pasalnya terkesan sangat tidak terjadwal. “Saya membayangkan jika tidak ada keluarga di rumah dan harus dibongkar makamnya,” terangnya.

Yang membuat kecewa, saat dirinya datang makam sudah digali dan jenazahnya sudah diangkat. Sehingga dirinya tidak bisa melihat, karena sudah masuk peti ditumpuk lebih dari tiga susun oleh pengurus.

“Sempat memaksa ke petugas tapi tidak diberikan izin. Dengan alasan tidak boleh dibuka sesuai izin dari ketua Nazir,” imbuhnya.

Sedangkan, menurut salah satu petugas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Serpong-Cinere Suwardi menyampaikan semua yang ada di PPK diserahkan kepada pengelola malam.

Sehingga terserah kebijakan pengelola malam. Namun harus sesuai SOP yang berlaku. Pertama, mengundang ahli waris. Kedua, harus ada Amil yang membacakan doa. (din)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!