Bakso 1,2 Ton Jadi Rekor Baru

Diterbitkan  Senin, 29 / 04 / 2019 21:07 - Berita Ini Sudah :  287 Dilihat

REKOR MURI BAKSO GEPENG TERBESAR DI DUNIA: Petugas dari Museum Rekor Indonesia (MURI) melakukan penilaian Bakso Gepeng Terbesar di Dunia untuk dicatatkan dalam Rekor Muri di ITC BSD Serpong, Kemarin. ITC BSD Serpong bersama Saus Sambal Dua Belibis berhasil memecahkan Rekor Muri Bakso Gepeng dengan berat 1,2 ton yang berdiameter 3 meter dalam rangka promosi makanan asli Indonesia untuk lebih dikenal dunia Internasiona

SERPONG-Diameternya mencapai tiga meter. Tebal 12 cm. Berbobot hingga 1,2 ton. Itulah bakso gepeng besutan PT Anggana Catur Prima (ACP). Bakso tersebut dianggap melampaui rekor bakso gepeng terbesar. Sebelumnya berdiameter 1,65 meter di Surabaya.

Dengan demikian, PT ACP, produsen saus sambel Dua Belibis berhasil memecahkan Rekor Muri Superlatif kategori Bakso Gepeng Terbesar Dunia. Selain ACP yang berperan sebagai pemerakarsa, pembuatan bakso jumbo melibatkan team teknis Jiis Comm, ITC BSD dan Bakso Rusuk Joss.

Piagam Rekor Muri diserahkan Senior Manajer Muri, Andre Purwando. Kepada Chief Executive Officer (CEO) PT Anggana Catur Prima, Harry Widjaja. Digelar di ajang Festival Kuliner ITC BSD City, Serpong, Sabtu (27/4).

Sontak saja. Bakso ukuran sangat besar itu, menjadi perhatian seluruh pengunjung mal. Apalagi pengunjung festival kuliner. Tidak sekadar besar. Bakso itu juga bisa dinikmati para pengunjung yang hadir.

Harry Widjaja  mengatakan, bakso gepeng ini dikerjakan selama tiga hari. Oleh 15 pekerja. Dengan menggunakan sedikitnya 500 kilogram daging sapi. Pekerjaan dimulai dengan membuat moulding berukuran 3,3 m berbahan stanless steel. Dilanjutkan dengan pembuatan adonan hingga proses memasak.

“Bakso yang diperkirakan mencapai 2.500 porsi tersebut akan dibagikan pada pengunjung Festival Kuliner ITC BSD City secara gratis, serta disalurkan ke panti-panti asuhan sebagai bentuk corporate social responsibility (CSR) saus sambel Dua Belibis,” ungkapnya.

Adapun terkait motivasi ACP menggagas pembuatan bakso tersebut, Brand Manager Dua Belibis, Reggy Milyardi Prabowo mengungkapkan, hal itu merupakan strategi perusahaan. Di antaranya untuk memperkuat eksistensinya dalam industri kuliner di Tanah Air.

Karena itu, menurutnya, Dua Bellibis tidak mematok target nilai penjualan dalam Festival Kuliner pada 12 April – 28 April 2019. Kendati begitu, strategi memperkuat bran Dua Belibis dengan membuat bakso raksasa, menurutnya, merupakan upaya mengejar target ACP menjadi produsen saus sambel dengan penguasaan pangsa pasar terbesar kedua tahun ini. Saat ini berada di posisi ketiga.

“Dengan kegiatan-kegiatan seperti inilah, kami mencoba untuk terus megembangkan pasar kami. Menjadi produk terbaik yang selalu bisa melengkapi citarasa masayrakat Indonesia,” ungkapnya.

Fransiska dari pihak Manajemen ITC BSD, mengatakan, Festival Kuliner yang digelar oleh ITC BSD tersebut diikuti oleh 70 tenant. Sebagian besar menyajikan bakso, gorengan dan kuliner lain. Penyelenggara acara menargetkan nilai transaksi mencapai Rp 4 miliar pada ajang tersebut.

“Tiga hari menjelang berakhirnya Festival Kuliner, nilai transaksi yang diraih oleh 70 tenant yang berpartisipasi mencapai Rp 3 miliar,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!