Bapenda Buka Gerai di Pasar 8 Alam Sutera

Diterbitkan  Rabu, 01 / 05 / 2019 18:43 - Berita Ini Sudah :  178 Dilihat

BAPENDA TANGSEL BUKA GERAI DI ALAM SUTERA: Sejumlah petugas pajak Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) kota Tangerang Selatan terlihat melayani seorang warga yang sedang mendaftarkan usahanya di Alam Sutera, Serpong Utara, Senin (29/4). Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang Selatan (BAPENDA) membuka gerai dan sosialisasi pajak PBB dan BPHTB untuk memudahkan warga sekitar yang ingin mendaftarkan usahanya.

SERPONG UTARA– Badan Pendapatan Daerah Kota Tangerang Selatan (BAPENDA) Kota Tangerang Selatan terus melakukan terobosan. Untuk mendekatkan dengan masyarakat, di antaranya membuka gerai di pusat keramaian. Seperti terlihat di Pasar 8 Alam Sutera, Serpong Utara, Senin (29/4), Bapenda membuka gerai dan sosialisasi pajak PBB dan BPHTB.

Kepala Bidang Pajak Daerah II Rayahu Sayekti mengungkapkan, kegiatan tersebut dalam pendataan potensi wajib pajak Daerah. Bagi pengusaha belum terdaftar wajib pajak, didata usahanya. Meliputi jenis usaha dan lengkap persyaratan. Syaratnya cukup berkas untuk didaftarkan.

Misalnya, restoran. Restoran bisa didaftarkan dari sisi omset. Untuk yang beromset 15 juta per bulan berhak mendaftar sebagai wajib pajak daerah. Sedangkan omset tidak mencukupi 15 juta tapi sudah menarik text dari setiap pembelian, diwajib mendaftarkan. “Itu dikarenakan pajak yang ditarik bukan uang dirinya, tetapi uang konsumen yang dititipkan kepada para pengusaha. Dititipkan kepada pengusaha sebagai wajib pungut dan menyetorkan kepada Pemda daerah,” terang Rahayu.

Disebutkan Rahayu lagi, restoran yang sudah terdaftar di wajib pajak sudah sekitar 800 restoran. Dari 800 tersebut, pembayaran pajaknya lancar. Namun ada sebagiannya tidak lancar. Bahkan ada yang sudah masuk ke pemeriksaan wajib pajak terkait uji kepatuhan.

Masih menurut Rahayu, untuk hiburan target wajib pajaknya Rp 38 miliar. Rekalme Rp 24,5 M. Parkir Rp 30,250 M.  Air tanah Rp 2,9 Miliar. Hotel Rp 28 Miliar. Selain itu, pajak penerangan jalan yaitu targetnya Rp 2006 miliar dan restoran Rp 262,400. “Kenapa restoran paling besar? Karena potensi restoran di Tangsel sangat banyak,” tandasnya. (dem)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!