Kerap Banjir, Warga Maruga Minta Saluran Air Diperbesar

Diterbitkan  Rabu, 01 / 05 / 2019 22:02 - Berita Ini Sudah :  208 Dilihat

 

PAMULANG-Kampung Maruga RT05/RW04 Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat kini jadi langganan banjir. Setiap hujan turun, wilayah tersebut terendam air setinggi 60 cm.

Bashit Nurul Afiah, warga Kampung Maruga mengungkapkan, dahulu jarang sekali banjir dan jika terjadi banjir hanya sedalam mata kaki saja, tetapi sejak terdapat pembangunan menara, banjir kerap kali datang ketika hujan, bahkan ketinggiannya bisa mencapai paha orang dewasa.

“Kalau dulu sih nggak pernah banjir, paling kalau banjir cuma semata kaki aja.Semenjak ada pembangunan gedung tingkat di daerah rumah sih baru sering banjir karena jalannya kan ditinggikann gitu, bahkan jadinya jalanannya lebih tinggi dari rumah-rumah,” ujar Bashit.

Penyebab banjir yang terjadi adalah karena saluran air yang terlalu kecil, jalanan yang lebih tinggi dari rumah, bahkan karena adanya bangunan-bangunan di sekitaran Kampung Maruga tersebut. Dahulu lokasi sekitar Kampung Maruga merupakan rawa-rawa sehingga setelah resapan air tersebut dijadikan gedung, banjir akhirnya menggenangi rumah warga setiap hujan turun.

Menurut Bashit, Pemerintah Kota Tangerang Selatan sudah membantu dalam mengatasi hal tersebut dengan membuat saluran air di sekitar rumah warga, tetapi saluran air dinilai kurang besar sehingga tidak terlalu membantu. Terlebih menurutnya saluran air yang dibuat oleh pemerintah sudah penuh dengan pasir pembangunan menara yang hanyut terbawa aliran air hujan.

“Mereka membuat saluran air iya, tetapi kurang besar juga, terus pembangunan menara itu kan banyak pasir gitu, jadi pas hujan itu pasirnya hanyut ke got dan mengendap di situ, dan pihak pemerintah belum ada yang membersihkan got tersebut. Sehingga warga inisiatif untuk membersihkan supaya banjirnya nggak tambah parah,” ujar Bashit

Akibat banjir yang kerap kali datang, kasur warga jadi selalu basah dan tidak dapat digunakan untuk tidur. Selain kasur barang-barang lain pun ikut tergenang sehingga aktivitas warga menjadi terganggu. Diharapkan pemerintah Kota Tangerang Selatan dapat menangani banjir tersebut agar warga dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar  dan tidak terserang berbagai penyakit akibat terpapar air yang kotor secara terus menerus.(mg-1/arik)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!