Futsal dan Poco-Poco Meriahkan May Day


Buruh Tuntut Rumah Murah

Diterbitkan  Kamis, 02 / 05 / 2019 20:54 - Berita Ini Sudah :  257 Dilihat

HARI BURUH INTERNASIONAL: Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany terlihat menghadiri acara tournament Futsal yang di selnggarakan Disnaker Kota Tangerang Selatan untuk memperingati Hari Buruh Internasional di Lapangan Futsal MS Indoor Soccer, BSD, Rabu (1/5). Dalam kegaiatan tournament futsal tersebut diikuti sejumlah perusahaan yang berada di wilayah Tangsel.

SERPONG- May Day telah digelar, Rabu (1/5). Di Kota Tangerang Selatan, peringatan Hari Buruh Sedunia dipusatkan di Lapangan Futsal, BSD, Serpong. Turnamen futsal pun turut memeriahkan May Day. Juga, Tari Poco-poco.

Itu cara tersendiri bagi para buruh di Kota Tangsel. Untuk memperingati May Day. Ratusan buruh dari beberapa perusahaaan mengikuti turnamen futsal dan tari poco-poco bersama-sama.

Tema diusung “Menyongsong Era Industri 4.0 merubah mindset dan paradigma untuk dapat saling bersinergi Dinamis, Harmonis dan Berkeadilan”. Ratusan buruh berkumpul. Kegiatan lebih meriah.

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany dan Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie secara langsung membuka pertandingan futsal antar buruh.

Namun demikian, pesan penting peringatan May Day tahun ini tetap tak terlupakan. Selain meningkatkan silaturahmi, tuntutan para buruh turut disuarakan.

Buruh dari berbagai macam organisasi menyuarakan empat tuntutan. Di hadapan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Wakil Walikota Benyamin Davnie dan Kepala Disnaker Tangsel Purnama Wijaya.

Empat tuntutan tersebut yakni pertama revisi PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan, perbaikan pelayanan BPJS Kesehatan maupun ketenagakerjaan, pengadaan perumahan murah buat buruh dan Perlindungan korban PHK serta pengangguran maupun perlindungan pekerja migran.

Airin yang mendengar salah satu tuntutan yakni pengadaan rumah murah bagi buruh, langsung merespon.

“Kami sudah dapat informasi dari PP Urban, hampir selesai pengerjaan rumah di Ciputat untuk buruh. Karena lokasinya ada di Tangsel, saya harap para buruh bisa memanfaatkan ini karena biayanya kan ada subsidinya dan saya sudah minta Disnaker untuk langsung koordinasi dengan PP Urban dan serikat pekerja maupun buruh,” terang Airin.

“Sehingga bisa fasilitasi pembangunan aprtemen itu untuk pemanfaatan rumah layak huni. Karena itu kan salah satu yang diminta buruh kepada Gubernur dan saya (Wali Kota Tangsel),” imbuh walikota yang memimpin Pemkot untuk periode kedua ini.

Nantinya dengan rumah murah tersebut, Airin ingin memudahkan para buruh menuju lokasi kerjanya.

“Harapannya bisa memudahkan para pekerja dekat dengan tempat bekerja, permintaan dari kawan-kawan buruh jika pemerintah bisa lakukan akan kami lakukan,” ungkap magister hukum Unpad ini.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tangsel, Purnama Wijaya menjawab tuntutan rumah murah bagi buruh dengan akan melakukan pendataan terlebih dahulu.

“Unitnya ada 1.000 kalau engga salah. Tentunya persyaratan ada, seperti sudah masuk keanggotaan BPJS, juga sudah terdaftar di serikat pekerjaan. Untuk harganya minimal Rp 200 juta satu unit, bentuknya seperti apartemen,” pungkasnya.

Terkait memeriahkan May Day, Ketua Panitia Mayday Tournament 2019 Vanny O Sompie, mengungkapkan, kompetisi futsal dan senam poco-poco diikuti serikat pekerja atau serikat buruh.

“Ada 32 tim futsal yang ikut. Kemudian ada juga, lomba poco-poco. Bukan hanya itu saja, ada juga pemeriksaan kesehatan gratis, panggung hiburan dan hadiah doorprize,” tutur Vanny.

Dengan diselenggarakan kegiatan ini diharapkan dapat membangun silahturahmi serta sinergritas antar perusahaan, pemerintah dan buruh.

“Tujuan kegiatan ini untuk membangun kebersamaan pelaku hubungan industri lebih harmonis dan lebih sinergi. Peringatan hari buruh di Tangsel ini bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan,” ujarnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!