Kemenag Buka Kajian Kitab Arba’in Selama Ramadan

Diterbitkan  Senin, 06 / 05 / 2019 22:35 - Berita Ini Sudah :  3155 Dilihat


SETU-Kemenag Kota Tangsel selama Ramadan menyelenggarakan kajian Kitab Hadis Al-Arba’in. Hari pertama puasa, Senin (6/5) telah dimulai dihadiri para pegawai Kantor Kemenag Kota Tangsel yang dimulai 12.00 hingga selesai.
Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak menyampaikan, untuk Ramadan 1440 H berupaya memperbanyak kegiatan yang berorientasi pada ibadah. Salah satunya tentang kajian kitab yang membahas tetang hadis. Diharapkan masyarakat dapat hadir ikut kajian yang dibahas setiap hari selama Ramadan.
“Pembahasan Kitab Hadis Al-Arba’in dikantor kemenag Tangsel selama bulan Suci Ramadan, silahkan yang mau ikut ngaji datang kekantor kemenag Tangsel setiap hari senin sampai dengan Kamis jam 12.00 bertempat di Masjid kantor Kemenag Tangsel,” katanya.
Jamaah yang hendak ikut kajian diharapkan hadir jelang waktu dzhuhur agar bisa mengikuti salat berjamaah. Usai salat berjamaah dilanjut dengan kajian hingga pukul 13.30 Wib. Kitab Al Arba’in An-Nawawi adalah sebuah kitab yang berisi kumpulan hadis yang sangat masyhur di kalangan masyarakat muslim Indonesia, bahkan seluruh dunia Islam.
Kitab hadis Al-Arba’in An-Nawawiyyah dengan berbagai macam bentuk dan metode yang digunakan terus berkembang sampai saat ini, ditandai dengan banyaknya dipelajari kitab tersebut, terutama di pesantren-pesantren. Penulis kitab ini adalah Muhyiddin Abu Zakariya Yahya bin Syaraf bin Mari Al-Khazami Al-Haurani Asy-Syafi.
Nama akhir beliau yang bergelar Asy-Syafi menunjukkan madzhab yang beliau anut. Memang beliau adalah seorang ulama yang sangat kagum kepada Imam Asy-Syafi. Oleh karena itu, kitab Al-Arba’in An-Nawawiyyah ini sangat populer di kalangan umat Islam yang mayoritas menganut madzhab Syafi`i dan kitab ini dianggap sebagai kitab Syafi‘iyyah.
“Berisi tentang dasar-dasar agama, akhlak dan muamalah yang ditulis oleh Imam An-Nawawi berisi 40 hadis,” tambah ia.
Pengisi kajian sebagai narasumber DR. Mahdi Al-akbar Pegawai Kemenag Tangsel. Pembahasan hari pertama tentang hadis pertama berkaitan tentang keutamaan niat.
Hadis diriwayatkan dari Amiril Mukminin Umar bin Khattab RA Nabi muhammad saw bersabda: Sesungguhnya syahnya amal perbuatan itu tergantung niyatnya dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniyatkannya. Barang siapa yang Hijrahnya karena Allah dan Rasulnya maka Hijrahnya karena Allah dan Rasulnya akan tetapi barang siapa yang hijrahnya karena ingin meraih dunia atau karena ingin mendapatkan perempuan maka Hijrahnya seperti apa yang ia niatkan.
Imam Ahmad dan Imam Syafi’i berkata dalam hadis tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu. Sebabnya adalah bahwa perbuatan hamba terdiri dari perbuatan hati, lisan dan anggota badan. Sedangkan niat merupakan salah satu bagian dari ketiga unsur tersebut. Diriwayatkan dari Imam Syafi’i bahwa dia berkata,”Hadis ini mencakup tujuh puluh bab dalam fiqh. Sejumlah ulama bahkan ada yang berkata,”Hadis ini merupakan sepertiga Islam. (din).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!