Gubernur Banten Sebut Selesaikan Progres Jalan Puspiptek Tahun ini

Diterbitkan  Rabu, 08 / 05 / 2019 22:38 - Berita Ini Sudah :  292 Dilihat


SETU-Gubernur Banten Wahidin Halim beberapa waktu lalu menegaskan akan menyelesaikan jalan di kawasan Puspiptek. Kendati hingga kini tak kunjung ada titik temu dengan pihak Puspiptek.
Mantan Camat Ciputat ini, biasa di sapa WH mengungkapkan sampai saat ini pihak Puspiptek tak memberikan akses jalan yang rencana untuk dibangun. Persoalan ini menyangkut dengan lahan untuk dilintasi yang belum diberikan lampu hijau pemilik lahan Puspiptek.
“Sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak Puspiptek dan itu menjadi kendala soal pengadaan tanah. Kejelasan Puspiptek selaku pemilik kawasan itu sangat penting dalam program pembuatan jalan yang membutuhkan lahan sekitar dua hingga tiga ribu meter persegi,” katanya.
Puspiptek pun sebetulnya memiliki kepentingan dalam hal ini karena akan lebih nyaman lalu lintas yang akan dilewati kendaraan umum. Kendaraan umum tidak lagi melintasi pintu masuk dan keluar yang saat ini terjadi baik dari Tangsel menuju Kabupaten Bogor atau sebaliknya dari Bogor ke Tangsel. Tapi apabila jalan baru dibuat pengguna jalan tidak melintasi kawasan langsung.
WH pun menyebut kendati belum ada kejelasan soal perkembangan pembuatan jalan baru di seputar Puspiptek, namun menyakinkan tahun ini harus selesai. Meskipun dirinya belum tahu bagaimana solusinya. “Targetnya kapan. Tahun ini. Saya bilang tahun ini,” sambil berlalu menginggalkan lokasi di bilangan Gading Kabupaten Tangerang.
Kabar rencana pembangunan jalan baru di kawasan Puspiptek telah didengar warga sudah lama. bahwa beberapa bulan lalu, sempat terpasang spanduk protes warga Perumahan Puspiptek. Namun berdasarkan informasi yang dihimpung beberapa bulan yang lalu telah ada pembongkaran rumah warga di dalam perumahan.
Dikabarkan bahwa pembongkaran rumah warga bagian dari progras pembangunan jalan provinsi menghubungkan antara Tangsel dengan Pemkab Bogor. Plang rencana pembangunan jalan baru ini terpasang sudah beberapa lama ini, lokasinya tak jauh dari pintu gerbang Kampus ITI.
Sebelumnya pembongkaran rumah warga Puspiptek dibenarkan oleh Perdamaiyan Sebayang, dilokasi kawasan Blok VI komplek perumahan Puspitek bahwa mulai ada pembongkaran.
“Alasannya mau dibikin jalan, orangnya dipindahin, Ini semua dijebol semuanya. Menurut saya ini harus ada izin Kementerian Keuangan Negara untuk menghapus aset,” ujar Perdamaiyan Sebayang. (din).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!