Dinas Pendidikan Beri Peringatan Keras ke Pelajar


Konvoi Sahur Rawan Tawuran

Diterbitkan  Rabu, 08 / 05 / 2019 20:26 - Berita Ini Sudah :  192 Dilihat

 

SERPONG- Sahur on The Road (SOTR). Sebuah aktivitas yang sering dilakukan para anak baru gede (ABG) di malam Ramadan. Berkeliling. Berkonvoi. Beramai-ramai mengendarai motor dengan dalih sahur puasa. Namun di balik aktivitas itu, kerap berujung tawuran antar sesama remaja. Juga rawan terjadi kecelakaan, karena tak sedikit berkendara secara ugal-ugalan dan balapan liar.

Oleh karena itu, pencegahan perlu diserukan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel memberi peringatan keras kepada pelajar di Tangsel untuk tidak melakukan SOTR.

“SOTR dengan kendaraan bermotor akan sangat berisiko kecelakan dan berpotensi tawuran. Apalagi pelajar SMP belum punya SIM. Itu sangat membahayakan,” terang Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono, Selasa (7/5).

“Lebih baik ikut kegiatan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan berbasis sekolah dan kepedulian sosial. Jadikan semarak Ramadan, untuk membangun sejuta karakter,” imbuh mantan Sekretaris Dishubkominfo Tangsel ini.

Pada bulan suci dan penuh berkah ini, lanjut Taryono, sebaiknya para pelajar bisa mendatangi yayasan atau rumah dhuafa. Untuk berbagi bersama. Dengan saudara yang kurang beruntung. Atau di sekolah masing-masing bisa mengadakan kajian Alquran.

Kegiatan berbasis sekolah, bisa berupa kajian Alquran, tadarus dan tahfidz Alquran. Sedangkan kegiatan Ramadhan berbasis sosial, bisa dalam bentuk santunan duafa dan anak yatim.

‚ÄúPelajar bisa langsung datang ke panti asuhan ataupun mendatangi lokasi orang yang tidak mampu,” jelasnya.

Bahkan, dirinya juga mengajak pelajar di Tangsel untuk bersih-bersih masjid serta lingkungan sekolahnya. “Atau juga bisa dalam bentuk gerakan bakti sosial seperti bersih-bersih masjid dan mushola. Serta bersih-bersih di lingkungan sekitar sekokah. Jadikan puasa itu untuk tidak bermalas-malasan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin mengatakan bahwa pihaknya rutin melakukan operasi malam pada waktu sahur.

“Kami bersama tim gabungan rutin operasi setiap malam, dan akan menindak bila ada kegiatan SOTR yang meresahkan masyarakat. Seperti tawuran dan balap liar,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!