Polres Gagalkan Perederan Sabu 1 Kg

Diterbitkan  Rabu, 08 / 05 / 2019 20:26 - Berita Ini Sudah :  214 Dilihat

RLIS KASUS NARKOBA POLRES TANGSEL: Wakapolres Tangsel Kompol Arman (kedua kanan), Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Kresno Wisnu Putranto (kiri) menunjukan barang bukti berserta Tersangka pengedar Narkoba jenis sabu dalam rilis gelar perkara kasus Narkoba di Mapolres Tangerang Selatan, BSD, Selasa (7/5). Satreskrim Narkoba Polres Tangerang Selatan berhasil mengamankan sabu seberat 1.023 gram, dan dalam tindakan tersebut pengedar dikenakan pasal tentan Narkotika dengan ancaman hukuman Mati atau seumur Hidup.

SERPONG- Polres Tangsel menggagalkan peredaran sabu 1 kilogram lebih. Dua tersangka pun diamankan. Satu tersangka lainnya buron. Demikian tersebut hasil dari pengembangan kasus narkoba. Di wilayah hukum Polres Tangsel.

Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Kresno Wisnu Putranto, mengungkapkan, pihaknya berhasil menangkap kedua tersangka di wilayah Kalideres, Jakarta Barat.

“Kasus ini berdasarkan hasil pengembangan kasus narkoba yang kita ungkap beberapa bula lalu. Dan dari informasi yang didapat bahwa barang yang beredar di wilauah serpong itu berasal dari kedua tersangka. Setelah itu kita langsung melakukan penangkapan,” ujarnya.

Kedua tersangka ditangkap ialah A (20) dan VH (25). Kedua tersangka ini merupakan penjual yang biasa mengedarkan kepada pemakai.

“Sedangkan untuk barang tersebut, ada bosnya di atas mereka. Dan mereka ini yang menjualkannya langsung ke pemakai. Bos mereka ini masih terus kami cari informasi lebih jelasnya,” ujarnya.

Lanjut Wisnu, barang bukti seberat 1 kilogram lebih. Seharga Rp 1 miliar lebih. Seluruh barang tersebut biasanya diedarkan di wilayah Jakarta Barat.

“Kami akan teruskan pengembangan kasus ini, seperti mencari satu DPO lagi. Dan juga terkait dugaan diedarkanya barang ini di wilayah hukum Polres Tangsel,” jelasnya.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 112 Undang-undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman mati.

Wakpolres Tangsel Kompol Arman mengatakan, jika seluruh barang tersebut beredar, maka ada sekitar 10 ribu jiwa yang akan rusak lantaran narkoba.

“Kami minta juga kepada masyarakat, agar bersama kita perangi narkoba. Karena jelas sekali ini sangat berbahaya,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!