Grab Luncurkan Transportasi Ramah Lingkungan

Diterbitkan  Kamis, 09 / 05 / 2019 23:17 - Berita Ini Sudah :  332 Dilihat


SERPONG-Moda transportasi online, Grab mengeluarkan transportasi alternatif ramah lingkungan, yaitu Grabwheel yang sudah hadir di kawasan The Breeze BSD, kemarin.
Dalam acara peluncurannya, Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan menjelaskan keberadaan Grabwheel di kawasan perkantoran dan restoran The Breeze BSD sudah berada di sejumlah gedungnya.
“Sampe sekitar 50an (unit) sudah di BSD ini, kita punya lima titik dalam BSD the Breeze ini,” ujar Ongki di acara peluncurannya.
Untuk dapat menggunakannya transportasi skuter listrik Grabwheel cukup mengunduh aplikasi Grabwheel di Playstore dan Appstore.
Setelah itu, pengguna Grab harus mencari titik parkir Grabwheel, di antaranya berada di Main Atrium The Breeze BSD. Penggunanya juga dibatasi untuk menggunakan Grabwheel dengan jarak tertentu.
Pada sektor keamanannya, Ongki meyakini pihaknya sudah melakukan pembelajaran transportasi skuter listrik yang aman selain menyediakan helm di setiap unit Grabwheel.
“Tentunya di awal kita sudah siapkan semua ketentuan safety yang jelas, dan salah satu SOP nya kalau sedang hujan kita stop,” ucapnya.
Saat ini Grabwheel masih dalam tahap uji coba, sehingga belum dikenakan biaya untuk menggunakannya.
Menurut Ongki, jika dibandingkan dengan Grabwheel yang sudah lebih dulu hadir di Singapura, dipatok harga 50 cent atau Rp 5.000 untuk 30 menit.
Ongki juga mengatakan, alasan Grab bekerjasama dengan Sinarmas Land selaku pengembang BSD lantaran posisinya yang strategis sebagai kawasan perumahan, kompleks perkantoran, dan transportasi umum.
“Di konteks ini ada beberapa gedung-gedung bisa dilihat sendiri, setelah kita pasang, beberapa gedung lain minta walaupun gedung sebelahnya sudah ada, mereka malas juga jalan, mereka pengen di gedung masing-mungkin ada prestisnya sendiri,” jelasnya.
Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land, Irawan Harahap mengatakan, setelah uji coba di The Breeze BSD, pihaknya akan memperluas jangkauan Grabwheel ke daerah strategis.
“Kita sekarang uji coba di daerah perkantoran, tapi setelah kita lihat belajar dari data kita akan arahkan ke perumahan apartemen, jadi orang bisa keluar dari rumahnya taapa bawa kendaraannya, jadi tinggal naik wheel ke bus stop, bus stop ke intermoda kemudian naik kereta kalau mau ke jakarta,” pungkasnya. (dra).

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!