Bocah Hanyut di Pondok Cabe Ditemukan

Diterbitkan  Senin, 13 / 05 / 2019 20:21 - Berita Ini Sudah :  156 Dilihat

 

CIPUTAT- Pencarian bocah hanyut di Kali Ciputat berakhir. Dari Kamis (9/5) sore. Tim SAR Gabungan menemukan korban pada Sabtu (11/5) pukul 10.00 WIB. Dalam kondisi meninggal dunia. Dua kilometer lepas dari titik awal bocah hanyut.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Chaerudin mengapresiasi setinggi-tingginya kepada tim relawan. Saling bahu membahu membantu dalam pencarian korban. Selama dua hari. Akhirnya, korban dapat ditemukan dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

“Salam dari Ibu Walkota kepada seluruh tim relawan yang tergabung dalam pencarian korban. Apresiasi setinggi-tingginya dengan kekompakan kita berhasil menemukan korban. Kami BPBD tidak ada artinya apa-apa tanpa ada bantuan dari seluruh relawan. Ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas bantuan yang telah diberikan,” pesan Chaerudin di hadapan seluruh relawan jelang penutupan posko tim Sargabungan.

Petugas BPBD Kota Tangsel, Dodi Heryadi, salah satu yang turun mencari sejak dinyatakan hilang. Ia mengungkapkan, korban ditemukan pada hari kedua pencarian Tim SAR Gabungan. Pukul 10.00 WIB. Di pinggir kali dekat dekat makam Jalan Keang Risin II No 1. RT 002 RW 001, Kelurahan Pisangan Ciputat Timur.

“Dengan kordinat 506 19 28.2 E 106 45 08.8 berjarak lima ratus meter dari tempat kejadian perkara,” katanya.

Korban langsung dibawa menggunakan Ambulance menuju rumah kediaman. Langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Dalam pencarian korban hanyut di Jalan Talas 1 Rt.02/10 Pondok Cabe, Pemulang Kota Tangsel Banten Tim Sar Gabungan membagi tiga regu. Dengan masing-masing tugas. Regu pertama melaksanakan pencarian dengan melakukan  explor SAR di aliran kali dari titik awal, sampai Pondok Hijau – Megamall. Sejauh 3, 5 Km.

Regu kedua melakukan pencarian dengan menggunakan 2 Unit Kayak dari Megamall – Bintaro Exchange sejauh 8,5 Km. Regu ketiga melakukan pencarian dengan melakukan pemantauan visual dari darat di pinggiran DAS dari Bintaro Exchange – Joglo sejauh 2 kilometer.

Dari hasil operasi Tim SAR Gabungan korban diketemukan dalam keadaan meninggal dunia sejauh 500 meter dari lokasi kejadian perkara dalam kali yang bercabang. Selanjutnya, dievakuasi menuju rumah duka.

Unsur SAR Gabungan terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta ada 7 orang, Polisi Udara 25 orang, BPBD Tangsel 12 orang, Damkar Tangsel, 12 orang, Korgad 7 Orang, dan KCR 2 orang. Selain itu, KMPLHK Ranita UIN Jakarta 3 orang, TRC GDA Potensi SAR 2 orang, Wanadri 4 orang, Laskar merah putih 20 orang, dan Banser 3 orang.

Unsur lainnya yaitu OCC 8 orang, SAR MTA 4 orang, OI 8 orang, Dompet Dhuafa 2 orang, I Deru 3 orang, Mapala Jabodetabek 4 orang, Ganespa 3 orang, dan Capung jarum 2 orang. Juga IEA 10 orang, Balakar 1 orang, TBI 3 orang, SSB 4 orang dan seterusnya. Peralawan yang digunakan ialah Rescue Car Carrier, Perahu Karet, Kayak dan Palsar Air.

Sebelumnya pada Jumat (10/5) Komandan Tim SAR Gabungan, Rizky Dwianto menjelaskan setelah mendapatkan laporan adanya bocah hanyut pada Kamis sore langsung bergerak. Tim langsung turun melakukan pencarian menggunakan alat manual. Sejak Kamis malam hingga Jumat (10/5) siang hari, pencarian mencapai radius dua kilometer.

“Dari titik kejadian sampai makam sekitaran radius dua kilometer. Adapun kami gabungan bersama  Basarnas 6 orang Polisi Udara 25 orang BPBD Tangsel dan teman-teman relawan. Total 100 orang Tim SAR gabungan,” katanya.

Melihat kondisi lapangan, dengan saluran air yang cukup sempit menghubungkan Kali Ciputat  tentu menjadi kendala. Termasuk banyak cabang-cabang kali pada beberapa titik. Polisi Udara sendiri menyiapkan alat selam sebanyak dua buah. (din)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!