Gaung Ramadan Terdengar di Gelanggang Budaya

Diterbitkan  Senin, 13 / 05 / 2019 19:51 - Berita Ini Sudah :  166 Dilihat

 

SERPONG- Dewan Kesenian Tangerang Selatan (DKT) menyungguhkan ajang menarik selama Ramadan. Bertajuk “Gaung Ramadan”. Di Gedung Gelanggang Seni Budaya Kali Jaletreng, Taman Kota II, Serpong. Ajang tersebut dihelat hingga beberapa hari ke depan.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum DKTS, Andi Suandi bangga terlaksananya perhelatan ini. Kepada Dinas Pariwisata sebagai mitra terselenggaranya acara tentu memberikan jasa dan kontribusi besar. Momen penting ini untuk menjalin silaturahmi keluarga besar DKTS dan menjaring kebaikan di bulan yang suci.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata yang sudah membantu DKTS mensukseskan program Gaung Ramadan. Terima kasih juga para pengunjung yang merupakan perwakilan beberapa sekolah yaitu SMPN 17 Tangsel, juga SMKN 3 Tangsel kemudian group band B-Kustik Tangsel dan Hadroh KM Viktor, juga Tangkustik,” katanya saat menyampaikan sambutan di depan  hadirin.

Mengisi waktu Ramadan, seyongyanya dengan hal-hal baik. Gaung Ramadan diisi dengan musik religi. Pemutaran film Kembangan  Tapak Bumi karya Alex Latief. Tari fashion Ramadan. Workshop sensivity. Lomba mewarnai tingkat SD. Sastra dan teater sore. Buka bersama seniman-seniman Tangsel.

“Sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih atas kebersamaannya meramaikan acara Gaung Ramadan. Karena acara ini, kita bersama dan untuk semua lapisan masyarakat. Demikianlah yang dapat saya sampaikan semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Amin YRA.,” ujarnya.

Turut hadir perwakilan Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan elemen masyarakat lain.

Dewan Kesenian Banten, Agus Grave, menyampaikan momen penting ini untuk mengeratkan kembali keluarga besar DKTS. Dibutuhkan kebersamaan dalam keragaman cara pikir dan kebebasan berespresi, dalam berseniman.

“Kata Dik Doank, seniman itu kalau mudah marah tidak bisa berkarya. Itulah pesan seorang Dik Doank yang saya selalu ingat. Tersenyumlah yang ikhlas niscaya akan merangkul persahabatan dan kikis keangkuhan,” ujar AG, sapaan akrabnya.

Bulan suci Ramadan adalah bulan tarbiyah. DKTS pun sedang mentarbiyah diri untuk memperbaiki yang rusak, meluruskan shaf yang bengkok dan merapatkan barisan yang renggang. Pada Ramadan tahun inilah hampir seluruh pengurus lama yang tidak terlalu aktif tiba-tiba bertemu dan berkumpul kembali.

“Sehingga terbukalah lembaran baru antara DKTS dan Pemkot untuk bersinergi serta bersama-sama membangun Kota Tangsel,” imbuhnya. (din)

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!